Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Eka Tjipta Foundation Bangun Ekosistem Pendidikan Berdampak

Eka Tjipta Foundation Bangun Ekosistem Pendidikan Berdampak
Eka Tjipta Foundation (ETF) hadirkan berbagai inisiatif saling terhubung untuk membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman (Dok. Sinarmas)
Intinya Sih
  • Eka Tjipta Foundation menjalankan inisiatif pendidikan semester pertama 2026 untuk membentuk SDM adaptif, berdaya saing, dan berdampak positif bagi masyarakat.
  • Melalui kolaborasi lintas sektor, ETF melatih 379 guru dan siswa SMK, 259 penerima beasiswa, serta lebih dari 500 siswa kelas XII untuk kesiapan kerja digital.
  • ETF juga memperkuat kompetensi guru, keterlibatan orangtua, dan ketahanan keluarga melalui kunjungan rumah serta penyaluran 150 paket belajar dan dukungan Kebun Pangan Perempuan Aceh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Perubahan yang berlangsung begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Keberhasilan peserta didik kini tidak lagi hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, memanfaatkan teknologi, serta menjawab kebutuhan masyarakat. Berangkat dari pemahaman tersebut, Eka Tjipta Foundation (ETF) terus menghadirkan berbagai program yang saling terhubung untuk membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Sepanjang semester pertama 2026, ETF menjalankan beragam inisiatif yang menjangkau guru, siswa, mahasiswa, orangtua, hingga masyarakat. Seluruh program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang adaptif, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

1. Mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja

WhatsApp Image 2026-07-29 at 10.30.05 (1).jpeg
Eka Tjipta Foundation (ETF) hadirkan berbagai inisiatif saling terhubung untuk membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman (Dok. Sinarmas)

ETF memperkuat kesiapan generasi muda melalui kolaborasi dengan XLSMART, MyRepublic, Asuransi Sinar Mas, Bank Sinarmas, serta para praktisi Human Resources dari Sinar Mas Agribusiness and Food. Melalui kerja sama ini, sebanyak 379 guru dan siswa SMK di Jakarta, Bekasi, Jawa Barat, serta Ungaran, Jawa Tengah mengikuti pelatihan literasi digital dan literasi keuangan.

Upaya tersebut dilanjutkan melalui pelatihan "Digital Mindset & Human Skills" bagi 259 penerima beasiswa serta program "SMK Siap Kerja" yang diikuti lebih dari 500 siswa kelas XII dari 13 SMK selama April–Mei 2026. Pada 22 Mei 2026, ETF juga melepas 10 penerima Beasiswa Tjipta Siswa Mandiri Batch 4 di Semarang, sehingga jumlah alumni program mencapai 40 lulusan dari berbagai daerah di Indonesia.

2. Meningkatkan kompetensi guru di era digital

ilustrasi guru sedang fokus mengajar
ilustrasi guru sedang fokus mengajar (pexels.com/Mikhail Nilov)

ETF meyakini transformasi pendidikan dimulai dari peningkatan kapasitas pendidik. Pada 19–20 Januari 2026, bersama Dinas Pendidikan Kecamatan Marau, ETF menyelenggarakan pelatihan pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial bagi puluhan guru Sekolah Eka Tjipta dan sekolah-sekolah di Gugus 3 Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Melalui pelatihan tersebut, para guru dipersiapkan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan masa depan. Head of Education ETF, Evelyn Widjaja, menegaskan bahwa Program Beasiswa Tjipta Siswa Mandiri tidak hanya membantu siswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

3. Menguatkan peran keluarga dalam pendidikan

WhatsApp Image 2026-07-29 at 10.30.06.jpeg
Eka Tjipta Foundation (ETF) hadirkan berbagai inisiatif saling terhubung untuk membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman (Dok. Sinarmas)

Bagi ETF, pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Di Desa Rumbai Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, para guru SMPS Eka Tjipta Bumi Palma Lestari Persada secara rutin mengunjungi rumah-rumah warga sebelum tahun ajaran baru dimulai untuk mengajak para orangtua memahami pentingnya pendidikan bagi masa depan anak.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Dengan membangun kesadaran orangtua, ETF mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

4. Membangun ketahanan keluarga melalui pemberdayaan masyarakat

Ilustrasi pemberdayaan maysarakat lokal(pexels.com/Matheus Bertelli)
Ilustrasi pemberdayaan maysarakat lokal(pexels.com/Matheus Bertelli)

Komitmen ETF dalam pendidikan juga diwujudkan melalui program ETF Peduli. Pada Januari 2026, ETF berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Tzu Chi Sinar Mas, serta berbagai mitra lokal untuk menyalurkan 150 paket belajar bagi anak-anak di Aceh sekaligus mendukung pengembangan Kebun Pangan Perempuan Aceh sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga.

Ketua Harian ETF, Agustina Tutik, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada pemberdayaan komunitas, khususnya perempuan sebagai penggerak ketahanan keluarga. Melalui berbagai inisiatif tersebut, ETF berupaya memastikan setiap penerima manfaat memiliki bekal untuk terus berkembang, didukung oleh keluarga yang kuat, dan mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. (WEB/AD)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More