Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gak Bikin Ngantuk, Ini 8 Buku Non-Fiksi yang Asyik Dibaca

Gak Bikin Ngantuk, Ini 8 Buku Non-Fiksi yang Asyik Dibaca
instagram.com/willemijnjanna
Share Article

Buku nonfiksi seringkali dihindari pembaca yang lebih suka dengan kisah-kisah fiksi macam novel berseri, fantasi, dan komedi romantis. Memang sih untuk sebagian orang, buku non-fiksi membosankan, apalagi jika ditulis dalam bentuk kalimat-kalimat formal yang mirip buku teks kuliah. 

Namun, gak semua buku nonfiksi sejenuh itu kok. Contohnya 8 buku berikut. Coba sendiri deh! 

  1. 1. The Subtle Art of Not Giving A F**k

    instagram.com/lookingforabura
    instagram.com/lookingforabura

    Buku karya Mark Manson ini langsung melejit ke permukaan sebagai buku self-help yang beda dari biasanya. Kamu tak akan menemukan kalimat motivasi dan normatif yang bikin kesel, justru pengalaman pribadi dan pemikiran anti-mainstream sang penulis yang hendak mengajak pembaca untuk santai sejenak dan jadi realistis saja.

    Sebab, tak ada orang yang sempurna di dunia ini, termasuk kamu, gak peduli seberapa kerasnya kamu berusaha kamu tak bisa menyelesaikan semua masalah dengan sempurna seperti yang diharapkan orang. Jadi, belajarlah cuek dan jadi dirimu sendiri aja, itu pesan utamanya. 

  2. 2. Why I'm No Longer Talking to White People About Race

    instagram.com/poetryknife
    instagram.com/poetryknife

    Renni Edo Lodge awalnya menulis artikel di blog tentang keresahannya akan masalah rasisme yang dialaminya sebagai seorang keturunan Afrika di Inggris. Tak disangka, artikelnya viral dan ia pun membuatnya jadi sebuah buku.

    Buku ini pun jadi esai personal yang mengartikulasikan banyak keluhan orang-orang non-kulit putih di Inggris. Bahkan fakta kalau terkadang sesama orang non-kulit putih pun saling berlaku rasis pada orang yang berbeda ras dengannya. 

    Buku ini seru kalau kamu suka dengan tema-tema etnisitas dan isu sosial politik. Bisa jadi gerbang untuk memahami berbagai spektrum rasisme dan minoritas. 

  3. 3. I'll Be Gone in the Dark

    instagram.com/endpages
    instagram.com/endpages

    Amerika Serikat pernah digegerkan dengan kasus pembunuhan dan pemerkosaan berantai oleh seorang laki-laki berusia 20an yang berlangsung setidaknya selama satu dekade dari tahun 1976-1986.

    Hingga kini kasus tersebut tak juga berhasil dipecahkan. Buku ini membahas cerita-cerita korban juga berbagai perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh seorang wanita yang sangat ingin memecahkan kasus tersebut.

    Michelle McNamara nama wanita tersebut, namun ia meninggal sebelum buku dan penyelidikannya selesai. Buku ini akhirnya dirilis tahun 2018 dan jadi salah satu buku non-fiksi terlaris di Amerika Serikat.

  4. 4. The Naked Traveler Anthology: Horror

    instagram.com/bebektanpasayap
    instagram.com/bebektanpasayap

    Ditulis oleh Trinity yang sebelumnya sukses dengan The Naked Traveler. Kali ini ia dan Valiant Budi mengumpulkan cerita-cerita ganjil, berbau horor dan mengerikan yang ia alami selama perjalanan keliling Indonesia. Dijamin bikin bulu kuduk merinding, tetapi penasaran dan gak sabar membalik halaman demi halamannya. 

  5. 5. Educated

    instagram.com/pasha.paul
    instagram.com/pasha.paul

    Berpikir kalau di Barat semua orang hidup dengan gaya modern? Ternyata kamu salah besar. Dalam buku ini kamu akan diajak menyelami kehidupan sang penulis bernama Tara Westover yang lahir di keluarga yang menganut paham konservatif. Ayahnya tidak mengizinkan Tara bersekolah di sekolah umum, ia pun dididik menjadi seorang bidan dan dokter pengobatan alternatif mengikuti jejak ibunya. Ia pun berusaha belajar sendiri hingga mampu menembus universitas top dunia. 

    Sekilas kisahnya mirip dengan salah satu tokoh di film Captain Fantastic (2016). 

  6. 6. A Sloth's Guide to Mindfulness

    instagram.com/perceptivemadness
    instagram.com/perceptivemadness

    Buat kamu yang tidak begitu telaten membaca banyak tulisan apalagi buku dengan ratusan halaman. Coba deh baca buku self-help yang lengkap dengan ilustrasi ini. Ditulis dan dilukis oleh Ton Mak, buku ini mencoba mengambil pelajaran hidup dari binatang lamban yang bernama sloth. Mungkin kamu sudah mengenal sloth lewat film Zootopia (2016). 

  7. 7. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

    instagram.com/nkcthi
    instagram.com/nkcthi

    Dari tanah air, ada Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang ditulis oleh Marchella FP. Ia sebelumnya dikenal lewat unggahan-unggahannya di media sosial yang memantik diskusi dan mendorong orang untuk relate dengan kata-katanya. Ia pun mengompilasi catatan terbaiknya dalam buku.

    Awalnya memang terlihat seperti buku fiksi, sebab Marchella menggunakan tokoh Ibu dan anak di dalamnya. Namun, sebenarnya buku ini berisi kumpulan nasihat yang bisa dinterpretasikan beraneka rupa oleh si pembaca sendiri. 

  8. 8. Sapiens: A Brief History of Humankind

    instagram.com/kich_and_literature
    instagram.com/kich_and_literature

    Buku karya Yuval Noah Harari ini membahas sejarah umat manusia, dari perkembangan manusia purba menuju masyarakat modern, termasuk revolusi industri dan setelahnya. Buku ini dapat banyak ulasan positif dari pembaca umum, tetapi banyak ilmuwan dan akademisi yang skeptis dengan ulasan Harari.

    Meski begitu, sisipan humor dan sentilannya membuat buku ini berbeda jauh dari buku-buku sejarah dan teori evolusi lainnya. Buat kamu yang ingin memperkaya khasanah pengetahuan, buku ini boleh dibaca. 

    Ada buku favoritmu di sini? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More