5 Novel Horor Jepang Terbaik, Banyak yang Dijadikan Film

- Banyak film horor Jepang populer seperti Audition dan Dark Water ternyata diadaptasi dari novel, menunjukkan kuatnya tradisi sastra horor di Jepang.
- Lima novel direkomendasikan: Strange Pictures, About a Place in the Kinki Region, Ring, Zoo, dan The Graveyard Apartment dengan gaya cerita imersif dan penuh misteri.
- Novel-novel ini menonjol karena perpaduan kengerian visual-verbal serta narasi slow-burn yang membuat pembaca seolah ikut mengungkap rahasia kelam di balik kisahnya.
Sadarkah kamu kalau banyak film horor Jepang yang ternyata diadaptasi dari novel dan cerpen? Kalau belum, coba ulik beberapa judul film horor populer Jepang seperti Audition (1999) dan Dark Water (2002). Fakta ini bikin kita tak lagi heran dengan eksistensi novel horor Jepang yang laris manis di pasaran.
Inovatif, ceritanya kaya referensi kultural bahkan sejarah, gak heran kalau mereka disukai pasar. Penasaran mau mulai baca yang mana dulu? Silakan pakai kelima rekomendasi novel horor Jepang terbaik berikut ini sebagai rujukan. Cocok buat yang sedang alami reading slump, dijamin langsung melek.
1. Strange Pictures (Uketsu)

Strange Pictures adalah novel horor yang cukup imersif. Pada tiap halamannya, kamu akan disuguhi gambar-gambar sederhana, mirip coretan tangan anak-anak yang tampak tak berarti. Namun, seiring pembaca membalik halaman, kengerian dan potongan teka-teki mulai terungkap.
Strange Pictures, seperti beberapa novel lainnya dalam seri Strange Houses, disusun oleh Uketsu dengan memadukan kengerian verbal dan visual sekaligus. Gak heran kalau banyak yang terpukau. Kamu pun tak perlu membaca mereka secara berurutan, silakan mulai dari judul mana saja.
2. About a Place in the Kinki Region (Sesuji)

Sempat viral di media sosial, About a Place in the Kinki Region sudah terbit dalam versi terjemahan bahasa Indonesia, lho. Novel ini ditulis dengan sudut pandang orang pertama, seorang penulis yang sedang mencari keberadaan temannya yang hilang saat mengerjakan sebuah proyek di sebuah wilayah bernama Kinki.
Ia tak punya banyak petunjuk. Namun, di tangannya, ia berhasil mendapatkan beberapa hasil riset si kawan. Mulai dari wawancara, arsip foto, dan diskusi di forum internet. Gak kalah imersif, pantas kalau viral.
3. Ring (Koji Suzuki)

Siapa yang belum pernah dengar film Ring (1998). Film fenomenal itu ternyata aslinya adalah novel tulisan Koji Suzuki yang terbit perdana pada 1991.
Seperti filmnya, novel ini berkisah tentang seorang jurnalis yang keponakannya menjadi korban sebuah legenda urban. Ini terjadi setelah ia menonton sebuah video misterius yang didapatnya dari seorang teman. Tergerak mencari kebenarannya, sang jurnalis pun terdampar di sebuah desa yang dihantui dendam masa lalu. Ring ternyata bukan standalone, novel ini ternyata punya 5 sekuel.
4. Zoo (Otsuichi)

Zoo adalah kumpulan cerpen horor dari penulis dengan nama pena Otsuichi. Satu yang jadi highlight adalah seorang pria yang menerima kiriman surat secara rutin dari sosok tak dikenal. Dalam surat itu, terlampir foto jasad pacarnya yang perlahan membusuk dan terurai di satu tempat antah berantah. Mengerikan? Masih ada 10 cerita horor lain yang menantimu di buku ini, lho.
5. The Graveyard Apartement (Mariko Koike)

Sepasang suami istri dan satu anak perempuan mereka memutuskan pindah ke sebuah gedung apartemen di sebelah area pemakaman. Semua tampak ideal sampai kejadian supranatural mulai menghantui mereka.
Puncaknya, satu per satu tetangga mereka mulai pindah karena tak tahan lagi dengan gangguan itu. Namun, si pasutri ini bertahan dan memilih untuk mencari tahu apa penyebab gangguan-gangguan tadi. Sejarah pahit pun tersingkap, tetapi siapakah mereka untuk menerimanya?
Seperti novel horor Jepang pada umumnya, adaptasi filmnya setia pakai gaya bercerita slow-burn. Bukan apa-apa, di situlah letak seni dan keseruannya. Gak sedikit bahkan yang imersif seolah mengajak pembaca ikut mengungkap misteri bersama-sama. Sudah baca yang mana saja, nih?