Ada kesalahan orangtua yang tetap terasa mengganjal meskipun kejadiannya sudah berlalu bertahun-tahun. Setiap kali teringat, rasanya masih ada bagian dari diri yang ingin bertanya kenapa hal tersebut harus terjadi dan mengapa dulu tidak ada yang membela atau memahami perasaanmu. Karena itu, ketika orang lain mengatakan bahwa sudah waktunya memaafkan, nasihat tersebut justru bisa terasa seperti tuntutan untuk melupakan sesuatu yang kamu rasa belum selesai.
Berdamai dengan kesalahan orangtua juga bukan proses yang bisa dipaksakan hanya karena usia terus bertambah atau keadaan keluarga sekarang sudah berbeda. Ada alasan tertentu mengapa hati masih berat menerima kejadian masa lalu, bahkan ketika kamu sebenarnya ingin hubungan dengan orangtua terasa lebih baik. Berikut beberapa hal yang menjelaskan bahwa kamu belum siap berdamai dengan kesalahan orangtua.
