Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Cara Mengajak Anak Salat Tarawih di Masjid

6 Cara Mengajak Anak Salat Tarawih di Masjid
theatlantic.com
Share Article

Anak balita sekitar usia 3-5 tahun, umumnya sudah makin pandai mempelajari sesuatu yang baru, termasuk tentang kalimat perintah, ajakan, dan larangan. Masa emas tersebut menjadi momen yang tepat untuk mulai memperkenalkan anak pada ibadah-ibadah wajib dan sunah, salah satunya salat tarawih di bulan Ramadan.

Nah, jika kamu sedang dalam tahap mengajak anak untuk ikut salat tarawih di masjid, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu. Simak cara mengajak anak salat berikut ini, yuk!

  1. 1. Sounding pada anak

    Unsplash/Sai De Silva
    Unsplash/Sai De Silva

    Sebelum salat tarawih, kamu harus kenalkan dulu pada anak tentang apa itu salat tarawih. Beritahu anak tentang ibadah tersebut di pagi dan siang hari agar anak lebih siap diajak salat tarawih pada malam hari. Pastikan anak bisa tidur siang lebih dulu supaya tidak mengantuk selepas waktu magrib.

  2. 2. Siapkan perlengkapan salat favorit anak

    theatlantic.com
    theatlantic.com

    Perlengkapan salat anak sebaiknya sudah disiapkan dalam keadaan bersih dan wangi agar anak bisa lebih semangat. Pilihkan juga perlengkapan salat favoritnya apabila anak memiliki lebih dari satu macam. Kalau perlu, letakkan dalam tas kepunyaan anak supaya anak makin antusias.

  3. 3. Pilih masjid ramah anak

    theatlantic.com
    theatlantic.com

    Beberapa masjid terkadang tidak mengizinkan anak balita untuk salat di dalamnya karena khawatir akan mengganggu jemaah lain. Karenanya, pilihlah masjid yang lebih ramah anak. Biasanya, masjid-masjid dengan jemaah yang tidak terlalu banyak akan lebih nyaman untuk membawa anak salat tarawih di sana.

  4. 4. Membawa air minum

    Pexels/Francesco Paggiaro
    Pexels/Francesco Paggiaro

    Membawa sebotol air minum bisa mengatasi keinginan anak yang tiba-tiba meminta minum saat masih di masjid. Letakkan dalam botol atau tumbler supaya gak gampang tumpah.

  5. 5. Membawa buku atau mainan kesukaan anak

    Pexels/Lina Kivaka
    Pexels/Lina Kivaka

    Buku atau mainan anak biasanya menjadi senjata ampuh untuk bikin anak anteng saat dia sudah mulai bosan mengikuti gerakan salat tarawih. Namun, buku atau mainan ini sebaiknya kamu keluarkan belakangan saat anak tampak sudah mulai gelisah atau rewel.

    Kalau anak masih bisa dikondisikan tanpa menggunakan buku atau mainan, sebaiknya gak perlu diberikan. Tujuannya, agar anak bisa belajar fokus dan memperhatikan tujuan utama datang ke masjid yaitu untuk salat tarawih, bukan untuk membaca buku atau bermain.

  6. 6. Jangan paksa anak jika sudah bosan

    Pexels/Ba Phi
    Pexels/Ba Phi

    Nah, jika anak ternyata sudah tampak jenuh dengan kondisi di masjid dan mulai menangis atau rewel, sebaiknya jangan paksa anak untuk tetap berada di masjid menunggu kamu rampung salat tarawih. Relakan malam tersebut untuk tidak mengikuti salat tarawih di masjid sampai selesai. Segeralah pulang dan lanjutkan salat di rumah.

    Dengan rutin dan kontiyu melakukan tips di atas, InsyaAllah, anak akan lebih bersemangat dan bisa betah berada di masjid hingga salat tarawih usai. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article

Related Articles

See More