Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perkembangan Bahasa Anak Usia 4 Tahun, Cerewet dan Pintar Bercerita!
ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/ketutsubiyanto)
  • Anak usia 4 tahun mengalami lonjakan kemampuan bahasa, mampu berbicara dengan kalimat lengkap, menjawab pertanyaan, dan bercerita dengan runtut serta mudah dipahami orang lain.
  • Selain lancar berbicara, anak mulai mengenali warna, bentuk, huruf, serta menggunakan kata ganti dengan tepat; aktivitas harian bisa dimanfaatkan untuk memperkaya kosakata mereka.
  • Pemahaman konsep waktu dan kemampuan mengikuti instruksi beberapa langkah menunjukkan perkembangan kognitif yang pesat, didukung oleh rutinitas harian yang konsisten dan interaksi aktif bersama orangtua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah kagum saat anak usia 4 tahun tiba-tiba bisa menceritakan aktivitasnya di sekolah dengan detail yang bikin orangtua terkejut? Dari yang sebelumnya hanya mengucapkan beberapa kata sederhana, kini mereka mulai mampu menyusun kalimat panjang, mengajukan banyak pertanyaan, bahkan berdebat tentang hal-hal yang menurut mereka penting.

Memasuki usia 4 tahun, kemampuan bahasa anak berkembang sangat pesat. Mereka bukan hanya semakin lancar berbicara, tetapi juga mulai memahami konsep yang lebih kompleks dan mampu mengungkapkan keinginan maupun perasaannya dengan lebih jelas. Berikut beberapa perkembangan bahasa yang umumnya dimiliki anak usia 4 tahun.

1. Berbicara lebih jelas dengan kalimat yang lebih panjang

ilustrasi membaca bersama anak (pexels.com/lina)

Pada usia 4 tahun, anak biasanya sudah mampu berbicara menggunakan kalimat yang lebih lengkap dan mudah dipahami. Mereka bahkan bisa menceritakan pengalaman sehari-hari, seperti kegiatan di sekolah atau permainan yang mereka lakukan bersama teman-temannya.

Menurut Dr. Kenn Apel, PhD, CCC-SLP, seorang profesor dan ketua ilmu komunikasi dan gangguan bicara di Universitas South Carolina, dikutip dari Parent, pada usia ini bahkan orang yang tidak mengenal anak seharusnya sudah dapat memahami sebagian besar ucapan mereka. Jika sebelumnya hanya mengucapkan frasa pendek, kini anak mulai mampu menyampaikan ide dan cerita dengan lebih runtut.

"Pada usia 4 tahun, anak seharusnya sudah mampu berbicara menggunakan kalimat lengkap, menjawab pertanyaan sederhana, dan melakukan percakapan dua arah," kata Eric Ball, MD, dokter anak di Providence Mission Hospital, Orange County, California, dikutip dari Parents.

"Hampir semua yang mereka katakan seharusnya sudah dapat dipahami oleh orang yang tidak mengenalnya," tambah Dr. Ball.

2. Mulai mengenali warna, bentuk, dan huruf

ilustrasi toddler membuat kerajinan tangan (pexels.com/silverkblack)

Selain kemampuan berbicara yang semakin berkembang, anak usia 4 tahun juga mulai mengenali berbagai warna, bentuk, dan huruf. Mereka mungkin sudah bisa menyebutkan warna favoritnya, mengenali beberapa huruf alfabet, atau menunjukkan bentuk lingkaran dan persegi di sekitarnya.

Dr. Kenn Apel juga menyarankan orangtua memanfaatkan momen sehari-hari sebagai kesempatan belajar. Misalnya saat sarapan, orangtua bisa mengenalkan kata-kata baru atau membandingkan panjang pendek suatu kata. Aktivitas sederhana seperti ini dapat membantu memperkaya kosakata anak tanpa terasa seperti belajar formal.

“Kemampuan kognitif anak juga berkembang dengan cepat pada usia ini," kata Brittany Ferri, PhD, OTR/L, CPRP, seorang terapis okupasi, dikutip dari Parents.

"Anak-anak pada usia ini seharusnya sudah mampu berhitung, mengenali warna, bentuk, angka, dan huruf, serta menggunakan kata ganti dengan tepat," tambahnya.

3. Memahami konsep waktu sederhana

ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/ketutsubiyanto)

Meski belum bisa membaca jam dengan benar, anak usia 4 tahun umumnya sudah memahami urutan aktivitas dalam sehari. Mereka mengetahui bahwa sarapan dilakukan pada pagi hari, makan siang di siang hari, dan tidur pada malam hari.

Pemahaman ini berkembang berkat rutinitas yang konsisten. Menurut Dr. Kenn Apel, melakukan aktivitas yang sama setiap hari membantu anak fokus mempelajari bahasa dan memahami lingkungan sekitarnya. Karena itu, jadwal harian yang teratur bisa menjadi cara sederhana untuk mendukung perkembangan bahasa mereka.

4. Mampu mengikuti instruksi yang lebih rumit

ilustrasi ayah membaca bersama anak (pexels.com/rdne)

Jika sebelumnya anak hanya mampu mengikuti satu perintah sederhana, kini mereka biasanya sudah bisa memahami instruksi yang terdiri dari beberapa langkah. Misalnya, "Simpan bukumu, sikat gigi, lalu masuk ke tempat tidur".

Kemampuan ini menunjukkan bahwa anak tidak hanya mendengar, tetapi juga memahami informasi yang diberikan. Selain itu, mereka juga mulai mampu menyampaikan kebutuhan dan keinginannya dengan lebih spesifik, seperti meminta makanan favorit atau menentukan aktivitas yang ingin dilakukan.

Nah, kalau akhir-akhir ini si kecil makin cerewet dan punya banyak cerita, itu bisa menjadi kabar baik untuk perkembangan bahasanya. Yuk, dampingi proses belajarnya dengan lebih sering mengobrol dan menciptakan lingkungan yang kaya akan interaksi setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article