Ilustrasi wanita ngobrol dengan teman (pexels.com/Timur Weber)
Saat emosi terbawa dari satu situasi, perubahan kecil dalam komunikasi bisa muncul. Kamu mungkin menjawab lebih singkat, menggunakan nada yang lebih tajam, atau menjadi lebih mudah defensif daripada biasanya.
Coba bandingkan cara kamu berbicara sebelum dan setelah mengalami situasi yang membuat stres. Kalau perubahan tersebut terus muncul pada orang atau situasi yang sebenarnya gak berkaitan, mungkin ada emosi lain yang sedang ikut terbawa.
Emotional spillover mengingatkan kita bahwa emosi gak selalu berhenti di tempat saat emosi itu muncul. Kadang, perasaan yang belum selesai diam-diam ikut masuk ke percakapan, pekerjaan, atau hubungan dengan orang lain.
Jadi, ketika reaksimu terasa berbeda dari biasanya, coba berhenti sebentar dan tanyakan pada diri sendiri, “Aku sebenarnya sedang kesal karena hal yang ini, atau ada sesuatu dari sebelumnya yang masih terbawa?” Mengenali sumbernya adalah langkah kecil untuk merespons keadaan dengan lebih sadar.