Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Amalan Bulan April 2026, Manfaatkan Sebelum Bulan Ini Berakhir!

Amalan Bulan April 2026, Manfaatkan Sebelum Bulan Ini Berakhir!
ilustrasi berdoa di depan Kaabah (pexels.com/M1DDL3 M7N)
Intinya Sih
  • Puasa enam hari Syawal sebelum 18 April 2026 dianjurkan karena pahalanya setara puasa setahun penuh dan membantu membersihkan hati serta memperkuat keimanan.
  • Mulai 19 April 2026 memasuki bulan Dzulqa'dah, salah satu bulan haram yang mendorong umat untuk memperbanyak amal shalih, menjauhi dosa, dan menyiapkan diri secara spiritual menuju ibadah haji.
  • Istighfar dan zikir setiap hari dianjurkan agar hati tetap lembut, pikiran tenang, serta menjadikan akhir April 2026 lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bulan April 2026 sudah berjalan, tapi masih banyak kesempatan untuk mengisinya dengan amalan yang mendatangkan berkah. Setiap hari yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk menambah pahala dan mendekatkan diri pada Allah.

Amalan sederhana seperti puasa sunah, zikir, dan istigfar bisa membuat bulan ini lebih bermakna. Jangan lewatkan momen berharga sebelum bulan berakhir. Yuk, simak!

1. Puasa 6 hari Syawal sebelum 18 April

Ilustrasi puasa
Ilustrasi puasa (pexels.com/Gül Işık)

Salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan adalah puasa 6 hari Syawal. Puasa ini bisa dilakukan setelah Idul Fitri, mulai tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan Syawal, diperkirakan batas waktunya 18 April 2026. Keutamaan puasa 6 hari Syawal sangat besar karena Allah menjanjikan pahala seperti puasa setahun penuh bagi yang istikamah menjalankannya.

Selain menambah pahala, puasa ini membantu membersihkan hati dan membuat bulan Syawal lebih bermakna. Melakukan amalan sederhana ini dapat menjadi langkah kecil, namun penuh keberkahan, yang meninggalkan kesan positif bagi jiwa dan kehidupan sehari-hari.

Jangan lupa juga untuk melafalkan niat puasa Syawal:

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ

Terjemahan: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."

2. Memasuki bulan haram, yaitu Dzulqa'dah mulai 19 April

Ilustrasi doa
Ilustrasi doa (pexels.com/Dwi Setyo)

Mulai 19 April 2026, kita memasuki bulan Dzulqa'dah, salah satu dari empat bulan haram yang mulia. Bulan ini dianjurkan untuk memperbanyak amal shalih, memperkuat ibadah, dan menjauhi segala bentuk dosa. Setiap kebaikan yang dilakukan di bulan ini memiliki nilai pahala yang lebih besar, sehingga menjadi momen penting untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Memanfaatkan bulan haram juga berarti menyiapkan diri secara spiritual untuk memasuki ibadah haji dan bulan Zulhijjah dengan hati yang bersih. Kesempatan ini bisa dijadikan momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak doa, dan menanam kebiasaan baik yang tahan lama.

3. Perbanyak istigfar dan zikir

Ilustrasi Tahun Baru Islam
Ilustrasi Tahun Baru Islam (freepik.com/freepik)

Selain puasa dan memperbanyak amal, zikir dan istighfar adalah amalan sederhana yang sangat dianjurkan. Mengingat Allah secara rutin dapat membersihkan hati, menenangkan pikiran, dan mendatangkan ketenangan jiwa. Mulai dari membaca istigfar, tasbih, tahmid, atau doa-doa pendek lainnya, setiap zikir memberikan pahala sekaligus kesejukan batin.

Melakukan zikir dan istighfar setiap hari membuat bulan April 2026 terasa lebih bermakna dan penuh keberkahan. Amalan sederhana ini membantu menjaga hati tetap lembut, pikiran jernih, dan mendekatkan diri kepada Allah sebelum bulan ini berakhir.

Jangan hilangkan semangat Ramadan dan antusias puasa yang masih tersisa di bulan April. Manfaatkan sisa waktu untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan amalan yang disunahkan. Jadikan bulan ini momen untuk memperkuat iman dan menanam kebiasaan baik yang terus berlanjut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us