Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Huru-Hara Akhir Zaman? Tandanya Ada di Hadis Nabi!

Apa Itu Huru-Hara Akhir Zaman? Tandanya Ada di Hadis Nabi!
Ilustrasi huru-hara akhir zaman (pexels.com/Edu Raw)
Intinya Sih
  • Huru-hara akhir zaman digambarkan sebagai masa penuh kekacauan, fitnah, dan bencana besar yang menjadi tanda mendekatnya kiamat menurut hadis Nabi Muhammad SAW.
  • Beberapa hadis menjelaskan tanda-tanda akhir zaman seperti hilangnya ilmu agama, banyaknya gempa, melimpahnya harta, serta munculnya fitnah yang mengguncang keimanan manusia.
  • Umat Islam dianjurkan memperkuat iman, memperdalam ilmu agama, memperbanyak doa dan zikir, serta menjauhi fitnah agar tetap teguh menghadapi huru-hara akhir zaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Istilah huru-hara akhir zaman sering kali dikaitkan dengan berbagai peristiwa besar yang mengguncang kehidupan manusia, mulai dari kekacauan moral hingga peperangan dan bencana yang silih berganti. Dalam ajaran Islam, gambaran tentang kondisi ini telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW melalui sejumlah hadis sebagai isyarat bagi umatnya agar senantiasa memperkuat iman.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan huru-hara akhir zaman dan bagaimana tanda-tandanya menurut penjelasan Rasulullah? Simak ulasannya berikut!

1. Apa itu huru hara akhir zaman?

Ilustrasi huru-hara akhir zaman
Ilustrasi huru-hara akhir zaman (pexels.com/Mitchell Luo)

Salah satu tanda semakin dekatnya kiamat besar (kiaman kubra), adanya huru-hara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), huru-hara artinya keributan, kerusuhan, kekacauan.

Masalah huru-hara akhir zaman dalam Islam terutama disebutkan oleh Rasulullah SAW melalui berbagai hadis riwayat. Ini merujuk pada serangkaian fitnah, bencana, dan kekacauan dahsyat, yang menjadi tanda mendekatnya hari kiamat berdasarkan hadis dan Al-Qur'an. Fenomena ini mencakup hilangnya ilmu agama, tersebarnya kebodohan, perzinaan, riba, serta munculnya Dajjal, Ya'juj dan Ma'juj, dan peperangan besar.

2. Hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan tentang huru-hara

Ilustrasi kaligrafi
Ilustrasi kaligrafi (pexels.com/Alihan Gülyağcı)

Ada sejumlah hadis yang mengungkap tentang munculnya huru-hara akhir zaman pertanda dekatnya kiamat. Berikut dijelaskan melalui artinya dalam bahasa Indonesia.

  • Hadis pertama
    Dari Abdullah bin Amr bin al-Ashar RA, dia berkata, "Ketika itu seorang penyeru yang diperintahkan Rasulullah SAW menyerukan “Marilah salat berjamaah”. Kami berkumpul menuju Rasulullah SAW dan beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada Nabi sebelumku kecuali menjadi kewajiban baginya untuk menunjukkan umatnya kepada kebaikan yang diketahuinya serta memperingatkan mereka akan keburukan yang diketahuinya bagi mereka".

    Sesungguhnya umatku ini adalah umat yang baik permulaannya akan tetapi setelahnya akan datang banyak bencana dan hal-hal yang diingkari. Akan datang suatu fitnah yang membuat sebagian orang memperbudak yang lain. Akan datang suatu fitnah hingga seorang mukmin berkata “inilah kehancuranku”. Kemudian, fitnah tersebut hilang dan datanglah fitnah yang lain hingga seorang mukmin berkata “Inilah dia, inilah dia”. Maka barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga hendaklah ia mati dalam keadaan beriman kepada Allah." (HR Muslim)
  • Hadis kedua
    Dari Abu Hurairah ia berkata, "Nabi SAW bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian".
  • Hadis ketiga
    Dari Abu Musa Al-Asya’ri RA, Rasulullah SAW bersabda, "Menjelang datangnya hari kiamat akan muncul fitnah seperti malam yang gelam gulita, seorang laki-laki beriman di pagi hari lalu kafir di sore hari, sore hari beriman lalu pagi hari kafir. Pada waktu itu orang yang duduk lebih baik dari orang yang berdiri, dan orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari (jalan cepat). Patahkanlah anak panah kalian dan potonglah tali busur kalian, serta tancapkanlah pedang kalian di bebatuan. Jika ada seseorang yang masuk pada salah seorang dari kalian (untuk membunuh), maka berlakulah seperti sebaik-baik dari kedua anak Adam (Qabil dan Habil)". (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)

3. Bagaimana kita menghadapi huru hara akhir zaman?

Ilustrasi khusyuk berdoa
Ilustrasi khusyuk berdoa (pexels.com/RDNE Stock project)

Bagi umat Islam, dianjurkan untuk tetap memperkuat iman di akhir zaman agar dapat menjalani momen ini dengan lebih tenang. Berikut ada tips saat menghadapi huru hara akhir zaman.

  • Memperkuat iman dan akidah: Benteng utama adalah iman yang kokoh, rajin membaca Al-Qur'an, dan istikamah menjalankan perintah Allah.
  • Mendalami ilmu agama: Pelajari Al-Qur'an dan sunah, serta berguru pada ulama yang saleh untuk membedakan kebenaran dan kebatilan.
  • Memperbanyak doa dan zikir: Memohon perlindungan dari fitnah Dajjal dan huru-hara akhir zaman.
  • Menjauhi fitnah (uzlah): Jika terjadi kekacauan/pertikaian, disarankan untuk menjauhinya, diam di rumah, dan tidak ikut campur dalam fitnah yang menyebarkan kebingungan.
  • Menjaga lisan dan berita: Tidak terburu-buru menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, terutama di media sosial.
  • Memperbanyak istigfar, selawat, dan kalimat thayyibah (la haula wala quwwata illa billah).
  • Memilih lingkungan yang saleh: Bergaul dengan orang-orang yang mengajak pada kebaikan untuk menjaga keimanan.

Itulah yang dimaksud dengan huru hara di akhir zaman berdasarkan hadis-hadis Rasulullah SAW. Ikuti tips di atas untuk memperkuat iman di akhir zaman ini. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us