Pernah merasa lelah secara mental setelah berulang kali menghadapi penolakan, stigma, atau perlakuan berbeda karena identitasmu? Kalau iya, rasa tertekan tersebut tidak selalu sekadar stres biasa, karena pengalaman sebagai bagian dari kelompok yang distigmatisasi dapat menimbulkan minority stress.
Minority stress merupakan tekanan tambahan yang muncul akibat stigma, prasangka, diskriminasi, pelecehan, penolakan, hingga kekhawatiran akan diperlakukan buruk karena identitas tertentu. Konsep ini banyak digunakan untuk memahami pengalaman kelompok minoritas seksual dan gender, tapi juga dapat berkaitan dengan kelompok sosial lain yang mengalami stigma.
Berikut beberapa tanda yang bisa diperhatikan sebelum tekanan tersebut semakin mengganggu keseharian.
