Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Cara Mengenali Watak Seseorang, Lakukan Pengamatan
ilustrasi percakapan (pexels.com/Miguel González)
  • Mengenali watak seseorang membutuhkan waktu dan pengamatan sikapnya dalam berbagai situasi, terutama untuk membangun hubungan asmara, pertemanan, maupun kerja sama.
  • Karakter dapat terlihat dari perlakuan pada orang berbeda status, reaksi saat kesal, gaya bercanda, serta sikap ketika hidup sedang senang atau susah.
  • Amati perilaku terkait uang, masalah, tanggung jawab, dan cara mengejar keinginan; namun jangan terburu-buru menghakimi karena karakter manusia kompleks dan dapat berubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidak mudah bagi siapa pun untuk dengan cepat mengenal watak orang lain secara utuh. Butuh waktu dan prosesnya bertahap. Ini seperti mengumpulkan kepingan-kepingan hasil pengamatan atas sikapnya dalam berbagai situasi.

Orang yang mempelajari ilmu psikologi memang lebih mudah memahami gambaran watak seseorang. Akan tetapi, kamu yang awam pun bukannya tidak bisa. Sekalipun belum tentu akurat 100 persen, penting untukmu punya kepekaan akan ciri karakter orang lain.

Pengetahuan tersebut sangat berguna ketika dirimu hendak membangun hubungan yang lebih dekat dengannya. Bukan cuma hubungan asmara, melainkan juga pertemanan atau kerja sama. Dari delapan cara mengenali watak seseorang berikut ini, kamu bisa memperoleh informasi yang cukup tentang sifat mereka.

1. Sikapnya pada orang yang secara sosial ekonomi lebih rendah atau lebih tinggi

ilustrasi membeli jajanan (pexels.com/May umaran)

Kamu mungkin pernah melihat orang yang mendadak sangat ramah pada seseorang yang tampak kaya atau atasannya. Gerak tubuhnya ketika berhadapan sampai membungkuk-bungkuk. Namun, sikapnya terhadap orang lain yang secara sosial ekonomi di bawahnya kurang baik.

Suka semena-mena, tidak pernah mengucapkan terima kasih, bahkan memandangnya pun seolah-olah malas. Orang begini cenderung berwatak angkuh serta suka menjilat. Kebaikannya tidak lahir dari dalam hatinya, melainkan dari hitung-hitungan keuntungan yang mungkin bisa diperoleh dari orang lain.

2. Reaksinya ketika kesal

ilustrasi kerumunan (pexels.com/Tuan Vy)

Semua orang bisa kesal oleh berbagai sebab. Itu manusiawi. Kamu tak perlu mengharapkan orang yang benar-benar sabar. Namun, pribadi yang baik tidak meluapkan kekesalannya secara membabi buta.

Kata-kata dan perilakunya tetap terkontrol dan ditujukan hanya pada orang yang seharusnya bertanggung jawab. Bukan semua orang dimarahi. Cuma pilihan kata serta nada bicaranya lebih tegas daripada ketika ia tidak marah. Sikapnya gak termasuk kasar.

3. Gaya candaannya

ilustrasi bersama teman-teman (pexels.com/Yudha Aprilian)

Banyak orang cukup humoris, tetapi gaya candaannya berbeda-beda. Orang berpikiran kotor sangat suka bercanda soal seks, bahkan sambil melecehkan lawan bicara. Orang yang merasa dirinya lebih baik daripada orang lain bercanda sambil mengejek.

Orang yang satir melempar guyonan penuh sindirian. Pribadi yang kritis suka humor yang mengkritisi berbagai kebijakan. Orang yang rendah hati kerap mentertawakan kebodohan diri sendiri dan sebagainya.

4. Sikapnya saat hidupnya senang atau susah

ilustrasi bersama teman (pexels.com/Luiz Milczwski)

Roda kehidupan selalu berputar, tapi sikap orang dalam menghadapinya berlainan. Ada orang yang setiap hidupnya sedang di atas, seperti melupakan teman-teman lama, bahkan saudara. Sikapnya langsung pongah.

Ada orang yang, walau kehidupannya membaik secara drastis, tetap merangkul siapa saja. Ada pula orang yang saat hidupnya di bawah gampang menyerah. Sebaliknya, terdapat pribadi-pribadi tangguh yang makin hidupnya diuji malah seperti makin siap bertempur hingga titik darah penghabisan.

5. Ketika berhadapan dengan uang

ilustrasi sekelompok orang (pexels.com/Airam Dato-on)

Harta menjadi godaan terbesar bagi manusia. Jangan buru-buru menyimpulkan seseorang baik kalau kamu belum pernah melihat perangainya berkaitan dengan uang. Beberapa orang bisa lupa baik, buruk, orang dekat, bahkan ajaran agama jika sudah berhadapan dengan uang.

Segala cara dilakukan demi mereka memperoleh uang atau kekayaan. Seperti melakukan korupsi, penipuan, dan sebagainya. Namun, ada pula orang yang walau hidupnya tak berkelimpahan justru sangat mampu menjaga kepercayaan yang diberikan padanya terkait uang. Tidak pula ia terlalu pelit.

6. Waktu dia punya masalah

ilustrasi percakapan (pexels.com/Lucas Tran)

Setiap orang memiliki masalah masing-masing dalam hidupnya. Akan tetapi, beda orang beda pula cara menyikapinya. Sosok dewasa berusaha semandiri mungkin dalam mengatasinya. Emosinya relatif tetap tenang dan pikirannya fokus mencari solusi.

Sementara pribadi yang belum matang suka menyalahkan orang lain. Atau ia meminta mereka yang menyelesaikan persoalan tersebut. Juga membesar-besarkan masalah kecil hingga penuh drama.

7. Saat ia diberi tanggung jawab

ilustrasi bersama teman-teman (pexels.com/Matheus Bertelli)

Tanggung jawab merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh orang lain. Individu berkarakter positif paham betul cara menunaikan tanggung jawabnya dengan baik. Bukan semata-mata untuk memuaskan orang lain.

Namun, dia sendiri akan merasa tidak puas apabila bersikap sembrono terkait tanggung jawab tersebut. Sedang orang dengan karakter payah bila diberi tanggung jawab sekecil apa pun pasti gak beres. Dia suka mangkir dari setiap kewajibannya.

8. Apa yang dilakukan ketika menginginkan sesuatu

ilustrasi bersama teman (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Ketika seseorang menginginkan sesuatu, ia pasti berharap dapat segera terwujud. Sampai terkadang ada orang yang suka bikin repot orang lain demi keinginannya lekas tercapai. Sifatnya tidak sabaran dan cuma mau enaknya.

Ini tanda dia sangat egois. Berada di dekatnya hanya akan membuatmu repot mesti begini begitu demi membantunya mendapatkan sesuatu. Beda dengan orang yang tetap mampu menahan diri dan berproses untuk memperoleh keinginannya.

Meski memperhatikan cara mengenali watak seseorang mampu membantumu mengenali mereka, jangan terlalu cepat menyimpulkan. Selain itu, jangan berpikir seseorang akan selamanya begitu. Karakter manusia amat kompleks dan masih mungkin mengalami perubahan seiring banyak hal yang terjadi dalam hidupnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article