Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kebiasaan Warga Kampung Durian Runtuh Ini Mungkin Jarang Ada di Kota
Kartun Upin & Ipin (Les' Copaque.com/Upin & Ipin)
  • Kampung Durian Runtuh dalam Upin & Ipin menggambarkan warga yang menanam serta memanen sayur dan buah di halaman, bahkan menjual hasil panen sebagai bahan pangan atau mata pencaharian.
  • Memelihara ayam dalam jumlah banyak di pekarangan menjadi hal lumrah, seperti Tok Dalang yang memiliki kandang dan menjual ayam peliharaannya kepada warga lain.
  • Warga digambarkan bermusyawarah dan gotong royong, rumah kerap terbuka untuk tetangga, sementara anak-anak bebas bermain di alam seperti memancing dan layang-layang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perbedaan kehidupan di kampung dan kota besar selalu jadi kontras yang menarik untuk dibahas. Sama-sama memiliki kelebihan serta kekurangannya, ada beberapa kebiasaan warga kampung yang mungkin masih sulit ditemukan di kota. Hal ini salah satunya tergambar dari serial kartun anak-anak asal Malaysia, Upin & Ipin.

Potret keseharian warga Kampung Durian Runtuh seolah jadi gambaran nyata kehidupan asli di perkampungan yang jauh dari ingar-bingar kota. Ada banyak kebiasaan warga kampung yang unik dan otentik. Yuk, simak lima kebiasaan warga kampung Durian Runtuh yang mungkin susah ditemui di kota. Seru-seru, lho!

1. Menanam dan memanen sayur buah di halaman belakang rumah

cuplikan kartun Upin & Ipin (YouTube.com/lescopaque)

Di beberapa episode, terlihat rumah-rumah warga Durian Runtuh yang di halaman belakangnya ditanami sayur dan buah-buahan, seperti kubis, wortel, cabai, tomat, bahkan ada pula pohon kelapa yang menjulang tinggi. Tanaman ini kerap dimanfaatkan langsung oleh warga sebagai bahan pangan.

Bahkan di salah satu episode berjudul Upin & Ipin Berdagang Sayur, tampak si kembar Upin dan Ipin sedang memanen segala jenis sayuran untuk kemudian dijual di depan rumah. Di kota, mungkin ada pula beberapa orang yang menanam sayur dan buah di pekarangan rumah, tapi biasanya lahan yang tersedia tak seluas di kampung.

2. Memelihara ayam di rumah hingga belasan ekor

cuplikan kartun Upin & Ipin (doc.Les' copaque production)

Salah satu tokoh di kartun Upin & Ipin yang memiliki ayam peliharaan hingga belasan ekor adalah Tok Dalang. Bahkan di pekarangan rumahnya terdapat kandang ayam. Tok Dalang memelihara ayam sebagai mata pencahariannya. Ia juga kerap menjual ayam-ayam tersebut kepada keluarga Mail.

Salah satu ayam jantan milik Tok Dalang yang terkenal bernama Rembo. Memelihara hewan ternak seperti ayam di pekarangan rumah adalah hal yang lumrah di kampung. Mungkin hal ini masih terbilang asing bagi penduduk kota, mengingat memelihara ayam memerlukan lahan yang cukup luas untuk mengumbar ayam.

3. Musyawarah menyelesaikan urusan kampung

cuplikan kartun Upin & Ipin (doc.Les' copaque production)

Warga kampung Durian Runtuh selalu digambarkan guyub dan suka gotong royong. Selain kerap melakukan kegiatan bersama-sama, mereka juga sering bermusyawarah ketika ada masalah di kampungnya. Tok Dalang menjadi salah satu tokoh yang dituakan dalam cerita kartun Upin & Ipin ini.

Dalam episode Gotong Royong, para warga berkumpul untuk bermusyawarah, lalu membagi tugas sebelum melaksanakan kegiatan di kampung. Hal semacam ini mungkin sudah jarang ditemui di kota. Mengingat mayoritas warga kota memiliki kegiatan yang padat, sehingga dirasa lebih sulit meluangkan waktu untuk berkumpul dengan tetangga di sekitar rumahnya. Biasanya, mereka lebih memilih berdiskusi via grup WhatsApp.

4. Rumah yang sering dibiarkan terbuka

cuplikan kartun Upin & Ipin (YouTube.com/lescopaque)

Ada beberapa episode Upin & Ipin yang memperlihatkan rumah-rumah warga kampung Durian Runtuh yang pintunya dibiarkan terbuka. Tentu saja kebiasaan seperti ini sangat berbahaya jika dilakukan di kota. Rumah bisa dengan mudah disatroni maling.

Tapi, tidak dengan suasana di kampung Durian Runtuh. Dibukanya pintu rumah menjadi tanda bahwa mereka selalu terbuka pada siapa saja yang akan bertamu ke rumahnya. Antar warga juga kerap bertandang ke rumah untuk mengantarkan makanan atau sekadar bercengkrama.

5. Anak-anak bebas bermain dengan alam

cuplikan kartun Upin & Ipin (YouTube.com/lescopaque)

Hampir di semua epidose Upin & Ipin memperlihatkan aktivitas anak-anak yang asik bermain di luar rumah. Upin dan Ipin sebagai tokoh sentral, selalu punya kegiatan seru di alam bersama Ehsan, Mail, Fizi, Jarjit, Mei Mei, Susanti, Ijat, dan tokoh-tokoh lainnya.

Dalam episode Jom Memancing, misalnya. Mereka terlihat asyik memancing ikan di sungai. Mereka juga gemar main layang-layang seperti pada episode Main Layang-layang. Kegiatan anak-anak kampung yang masih dekat dan membaur dengan alam ini, rasanya sedikit sulit ditemui di kota-kota besar. Mengingat di kota lahan alami sudah makin terbatas karena gencarnya pembangunan.

Baik kehidupan anak-anak di kampung maupun kota, sama-sama seru dan menyenangkan. Hanya saja tidak dapat dimungkiri bahwa ada beberapa kegiatan seru yang dapat dengan mudah ditemui di kampung, seperti contohnya di Kampung Durian Runtuh, tempat tinggal Upin dan Ipin. Nah, apakah kamu pernah mengalami masa-masa kecil seperti keduanya?

Curated For You

Editorial Team

Related Article