Kenapa Buku Atomic Habits Cocok Kamu Baca saat Ngabuburit?

Atomic Habits menawarkan bacaan ringan dengan contoh kebiasaan kecil yang mudah dipahami.
Struktur babnya pendek sehingga cocok dibaca pada sela-sela waktu ngabuburit.
Isinya memberi inspirasi perubahan sederhana tanpa terasa mendikte.
Ngabuburit sering diisi dengan kegiatan agar waktu menjelang berbuka terasa lebih cepat tanpa menguras energi. Pilihan aktivitasnya beragam, mulai dari jalan santai, menonton, sampai membaca buku yang tidak terlalu berat, tetapi tetap memberi manfaat. Atomic Habits karya James Clear sering dianggap pas karena isinya praktis, mudah dipahami, dan dekat dengan kebiasaan kecil yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Buku ini tidak terasa seperti bacaan serius yang melelahkan, melainkan seperti obrolan yang pelan-pelan membuka cara baru melihat rutinitas sederhana. Berikut beberapa alasan yang membuat Atomic Habits terasa cocok dibaca saat ngabuburit.
1. Buku ini membantu pembaca melihat kebiasaan kecil secara lebih konkret

Banyak orang mengira perubahan hidup selalu dimulai dari keputusan besar, padahal Atomic Habits justru menyoroti hal sebaliknya: kebiasaan kecil yang sering terabaikan. Penjelasan di dalamnya tidak berhenti pada teori, melainkan dilengkapi contoh sederhana, seperti menata meja kerja, menyiapkan sepatu olahraga di depan pintu, atau menyusun daftar tugas yang realistis. Cara penyampaiannya membuat pembaca langsung membayangkan situasi nyata tanpa harus berpikir terlalu abstrak.
Saat ngabuburit, jenis bacaan seperti ini terasa pas karena tidak menuntut konsentrasi berat, tetapi tetap memberi ide yang bisa langsung diterapkan. Banyak bagian buku terasa seperti pengingat hal sepele yang sering diabaikan, misalnya bagaimana lingkungan sekitar memengaruhi keputusan sehari-hari. Pembaca jadi menyadari bahwa perubahan tidak selalu dramatis, melainkan bisa dimulai dari hal yang terlihat remeh. Perspektif semacam ini membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih bermakna.
2. Waktu ngabuburit cocok untuk membaca buku yang strukturnya ringan

Struktur Atomic Habits disusun dalam bab-bab pendek dengan penjelasan yang langsung menuju inti. Setiap bagian biasanya hanya membahas satu ide utama sehingga pembaca bisa berhenti kapan saja tanpa kehilangan alur pemahaman. Format seperti ini terasa ideal untuk ngabuburit yang waktunya terbatas.
Ketika membaca pada sela-sela waktu menjelang berbuka, pembaca tidak perlu memaksakan diri menamatkan banyak halaman sekaligus. Cukup 1 atau 2 bab, pembaca sudah mendapat gagasan baru yang bisa dipikirkan sambil bersantai. Inilah yang membuat buku tersebut terasa ramah waktu, terutama bagi orang yang ingin tetap produktif tanpa merasa terbebani.
3. Isi buku memberi contoh yang dekat dengan situasi sehari-hari

Salah satu kekuatan Atomic Habits terletak pada contoh yang tidak jauh dari kehidupan nyata. Penulis sering menggunakan ilustrasi sederhana, seperti kebiasaan menekan tombol snooze, menunda membersihkan kamar, atau lupa membawa botol minum. Hal-hal seperti ini membuat pembaca merasa isi buku bukan sekadar teori, melainkan gambaran situasi yang sering dialami.
Saat membaca menjelang berbuka, contoh yang konkret membantu pembaca memahami isi tanpa harus berpikir terlalu lama. Bahkan, beberapa bagian sering terasa seperti menyentil kebiasaan kecil yang selama ini dianggap sepele. Dari situ, pembaca mulai melihat bahwa perubahan bisa dimulai dari tindakan yang sangat sederhana.
4. Buku ini memicu ide aktivitas ringan selama menunggu berbuka

Selain memberikan wawasan, Atomic Habits sering memunculkan ide aktivitas kecil yang bisa dicoba saat ngabuburit. Sebagai contoh, setelah membaca tentang pentingnya lingkungan yang mendukung kebiasaan, pembaca mungkin tergerak merapikan meja, menata tas kerja, atau menyusun rencana sederhana untuk esok hari. Aktivitas seperti ini tidak menguras tenaga, tetapi tetap memberi rasa produktif.
Kondisi tersebut membuat ngabuburit terasa lebih bermanfaat daripada sekadar menunggu waktu lewat. Pembaca tidak hanya mendapatkan hiburan, melainkan juga dorongan untuk melakukan hal kecil yang berdampak nyata. Buku ini akhirnya tidak sekadar dibaca, tetapi juga memicu tindakan sederhana yang langsung terlihat hasilnya.
5. Bacaan ini memberi rasa tenang tanpa terasa mendikte

Gaya penulisan James Clear dikenal lugas dan tidak terkesan menghakimi pembaca. Ia lebih banyak menunjukkan contoh nyata daripada memberikan nasihat panjang. Pendekatan seperti ini membuat pembaca merasa nyaman karena isi buku terasa seperti berbagi pengalaman, bukan ceramah.
Ketika dibaca saat ngabuburit, suasana tersebut membantu menjaga fokus. Pembaca bisa menikmati isi tanpa merasa tertekan untuk langsung melakukan perubahan layaknya isi buku alias tak perlu sebegitunya untuk berubah secara drastis. Justru, kesan santai inilah yang membuat buku tersebut terasa cocok sebagai teman menunggu waktu berbuka.
Ngabuburit tidak selalu harus diisi kegiatan yang monoton karena membaca buku seperti Atomic Habits bisa menjadi pilihan yang ringan sekaligus bermanfaat. Isi yang bermanfaat, contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan struktur yang mudah diikuti membuat buku ini terasa pas dibaca pada sela-sela waktu menjelang berbuka. Jika waktu menunggu bisa diisi dengan kebiasaan kecil yang memberi dampak baik, bukankah ngabuburit juga bisa menjadi momen memulai perubahan sederhana?


![[QUIZ] Ukur Tingkat Kedewasaan Kamu dari Aktivitas Pilihan di Kampung Upin dan Ipin](https://image.idntimes.com/post/20250528/cover-quiz-10-497ec7ed7fc94e6ef9b9654a1b85ba9a.png)


![[QUIZ] Pilih Momen Upin & Ipin, Ini yang Bikin Kamu Susah Move On](https://image.idntimes.com/post/20260228/whatsapp-image-2026-02-28-at-11_e1ea6a0f-8c33-4ea2-af9a-1de99573199e.jpeg)
![[QUIZ] Dari Quotes Bridgerton, Ini Caramu Mencintai dengan Tulus](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_075817d96ebdbf1e9f4649e242177ae7_a8ef227f-5e76-46be-b314-121c11cff2a7.png)
![[QUIZ] Pilih Busana di Bridgerton, Ini Aura Tersembunyi Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_89b2c37b6b6b044dcc915fd3dbb6ed59_5b3b9a3d-2282-4aa4-be80-929bddbea5cb.png)

![[QUIZ] Seberapa Yakin Kamu Bisa Menaklukkan Hati Gebetan?](https://image.idntimes.com/post/20250415/mengapa-investasi-perasaan-ke-gebetan-sering-gagal-total-gebetan-peduli-diri-sendiri-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-f2d71b65210d5ea8c97b4f0ddf166bac.jpg)
![[QUIZ] Pilih Sofa Ternyaman, Kami Tebak Siapa yang Kamu Tunggu](https://image.idntimes.com/post/20250428/pexels-leah-newhouse-50725-6480707-868181de814827b360fef903105ca8b7-c34ec99622dfe470b80a328f4946d940.jpg)
![[QUIZ] Dari Perlombaan di Upin dan Ipin, Cek Apakah Potensi Non Akademik Terbaikmu?](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)

![[QUIZ] Dari Awan Tercantik, Ini Nasib Hidupmu Tahun Ini](https://image.idntimes.com/post/20250109/pexels-instawally-165754-c65153dacb7a2393c396de78f7d53fe2-38e2de6db0fc67ac1871538413cbc393.jpg)

![[QUIZ] Dari Isi Tas, Kami Tahu Siapa Kamu Tanpa Bocoran Orang Lain](https://image.idntimes.com/post/20240607/pexels-photo-7262870-b3199a7b42fef8a0dae2d7cb2269fbb0-b1b487a46ab894b8f22e753463fbf2f5.jpeg)
![[QUIZ] Pilih Jendela Favoritmu, Kami Tahu Cara Kamu Melihat Hidup](https://image.idntimes.com/post/20250502/0aacc222-c2bd-422e-884d-ba3166554cb7-a571125ee0215dbed2645802715ded0a-9476753701a48421b08570adc47fd50e.jpeg)

![[QUIZ] Kamu Tipe Bertahan atau Diam-Diam Pergi?](https://image.idntimes.com/post/20201214/pacaran-punya-banyak-risiko-bdebec83b1206d3bcde02644ff9511a7-cf3155ac1d9c58ed96fb7b68941ea331.jpg)