Ilustrasi membangun koneksi (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Salah satu cara terpenting untuk membangun resilience adalah dengan membangun koneksi sosial. Koneksi termasuk dalam komponen inti resilience karena dapat menjadi sumber kenyamanan, dorongan, rasa memiliki, dan terkadang bantuan praktis, yang semuanya dapat memperkuat ketahanan.
Beberapa metode untuk membangun koneksi meliputi memprioritaskan hubungan pribadi, bergabung dengan kelompok komunitas tertentu, dan mengembangkan support system.
"Berusahalah untuk memperkuat koneksi sosial yang sudah ada, dan cobalah untuk menemukan peluang untuk membangun koneksi baru. Satu poin penting yang perlu ditekankan adalah kualitas lebih penting daripada kuantitas," jelas Eugene Lucas, DNP, CRNP, FNP-BC, APMHNP-BC, Praktisi Perawat Psikiatri/Kesehatan Mental di Universitas Wilkes, dikutip dari laman Psychology Today.
Kamu bisa mengenal banyak orang dan memiliki banyak teman, namun tetap merasa terisolasi dan tidak didukung. Di sisi lain, bahkan hanya segelintir teman tulus yang benar-benar peduli dapat membuatmu merasa terhubung dan didukung.
Membangun koneksi juga membutuhkan kemauan untuk meminta dan memberikan dukungan. Hal ini bisa sulit dilakukan bagi orang-orang yang terbiasa terlihat mampu atau mandiri.
Namun, membutuhkan dan memberikan dukungan bukanlah tanda kelemahan atau kurangnya ketahanan. Justru hal-hal tersebut merupakan bagian penting dari cara kerja ketahanan yang sebenarnya.