Dikutip dari Psychology Today, secara biologis manusia memang terprogram untuk lebih fokus pada hal negatif. Otak manusia lebih senang memperhatikan peristiwa dan pengalaman negatif daripada hal-hal positif, dalam psikologi hal tersebut dikenal sebagai bias negatif.
Pada dasarnya, bias negatif menjaga manusia dari potensi ancaman dengan memberi peringatan. Akan tetapi, bias negatif juga dapat membatasi kemampuan untuk memperhatikan dan menghargai kebaikan. Lalu, bagaimana menemukan kebahagiaan dari hal kecil yang dulu sering terlewat?
