Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Menyembuhkan Diri dari Trauma KDRT, Praktikkan Self Care!

5 Cara Menyembuhkan Diri dari Trauma KDRT, Praktikkan Self Care!
ilustrasi trauma penganiayaan KDRT (freepik.com/freepik)

Trauma akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memang sering kali sulit untuk disembuhkan dan kerap meninggalkan luka, baik secara fisik maupun emosional. Proses penyembuhannya pun membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Namun, kamu tetap bisa bangkit dan membangun kembali kekuatan serta kebahagiaanmu. Dengan cara-cara yang tepat, proses pemulihan dapat berlangsung secara perlahan tapi pasti.

Berikut lima cara efektif yang dapat membantumu sembuhkan diri dari trauma KDRT. Simak artikelnya!

1. Practice self-care

ilustrasi self care di alam (freepik.com/freepik)
ilustrasi self care di alam (freepik.com/freepik)

Melakukan perawatan diri adalah kunci untuk memperbaiki hubunganmu dengan tubuh dan pikiran setelah mengalami KDRT. Luangkan waktu setiap hari untuk melakukan kegiatan yang memberikan ketenangan dan kebahagiaan, seperti menekuni hobi, menikmati keindahan alam, atau sekadar beristirahat di waktu tenang.

Selain itu, menjaga rutinitas harian yang sehat juga sangat penting. Pastikan kamu makan dengan baik, berolahraga secara teratur, dan mendapatkan tidur yang cukup.

Dengan cara ini, kamu bisa perlahan menemukan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana. Berikan waktu dan energi untuk aktivitas yang membawa kegembiraan dan kepuasan tanpa perlu merasa bersalah.

2. Bangun sistem pendukung

ilustrasi komunitas KDRT (pexels.com/Matheus Bertelli)
ilustrasi komunitas KDRT (pexels.com/Matheus Bertelli)

Memiliki sistem pendukung yang kuat dapat memberikan rasa aman dan mempercepat proses pemulihanmu dari trauma. Sistem pendukung ini bisa berupa keluarga, teman dekat, atau komunitas yang memahami kondisimu.

Jangan ragu untuk meminta bantuan atau berbagi perasaan kepada orang-orang yang dapat kamu percaya, ya. Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan kelompok-kelompok dukungan yang fokus pada penyintas KDRT, di mana kamu bisa mendengar cerita orang lain dan merasa tidak sendirian. Dengan adanya orang-orang yang peduli di sekitarmu, kamu akan merasa lebih kuat dalam menghadapi traumamu. 

3. Belajarlah memaafkan

ilustrasi memaafkan (freepik.com/KamranAydinov)
ilustrasi memaafkan (freepik.com/KamranAydinov)

Belajarlah memaafkan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, agar kamu bisa melepaskan rasa sakit dan kebencian yang menghambat proses penyembuhan traumamu. Hal ini tentunya bukan proses yang cepat atau mudah, namun seiring waktu, memaafkan dapat membantumu merasa lebih bebas dari masa lalu.

Memaafkan memungkinkan kamu untuk tidak lagi terjebak dalam lingkaran negatif yang memperburuk perasaanmu. Ingat, bahwa memaafkan adalah langkah penting untuk melepaskan diri dari rasa trauma dan memberi ruang bagi kehidupanmu yang lebih damai.

4. Belajar menetapkan batasan

ilustrasi menetapkan batasan (freepik.com/drobotdean)
ilustrasi menetapkan batasan (freepik.com/drobotdean)

Setelah keluar dari hubungan yang penuh kekerasan, penting untuk belajar menetapkan batasan dengan orang-orang di sekitarmu. Batasan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan mental dan emosionalmu dari potensi ancaman.

Dengan mendefinisikan secara jelas apa yang dapat diterima dan apa yang tidak, kamu akan mendapatkan kembali kendali atas kehidupanmu dan memastikan kesejahteraanmu. Menetapkan batasan juga membantu menciptakan lingkungan yang aman serta membangun hubungan yang sehat, yang didasari oleh rasa hormat, kepercayaan, dan saling pengertian.

5. Sibukkan diri dengan seni ekspresif

potret melukis (freepik.com/DC Studio)
potret melukis (freepik.com/DC Studio)

Seni ekspresif adalah salah satu cara yang efektif untuk menyembuhkan trauma KDRT. Aktivitas kreatif, seperti melukis, menulis, atau bermain musik, memberi kamu kesempatan untuk mengungkapkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Melalui seni, kamu dapat meredakan kecemasan, mengurangi stres, dan mengalihkan fokus dari rasa sakit emosionalmu. Selain itu, seni juga memberikan ruang untuk menyalurkan energi negatif ke dalam sesuatu yang konstruktif dan memuaskan.

Menyembuhkan diri dari trauma KDRT adalah perjalanan yang membutuhkan keberanian dan ketekunan. Namun, jangan khawatir, karena dengan langkah-langkah di atas, kamu dapat membangun kembali hidup yang lebih bermakna dan penuh kedamaian.

Jangan ragu juga untuk mencari dukungan profesional jika kamu merasa membutuhkannya, ya. Percayalah bahwa kamu bisa sembuh dan berhak untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us