Produktivitas yang terus meningkat tidak selalu berjalan beriringan dengan ekspektasi terhadap kehidupan yang sedang kamu jalani. Banyaknya pekerjaan yang terselesaikan, target yang tercapai, atau kesibukan yang memenuhi hampir seluruh waktu belum tentu membuat seseorang merasa lebih dekat dengan kehidupan yang diinginkannya. Ada kalanya justru muncul pertanyaan mengapa semua pencapaian tersebut belum juga memberikan perasaan cukup.
Perasaan seperti ini tidak selalu berarti ada sesuatu yang salah dengan pencapaianmu. Bisa jadi, ada bagian dari kehidupan yang selama ini tidak ikut diperhitungkan ketika kamu sibuk mengejar berbagai target. Sebelum menganggap diri kurang bersyukur atau merasa pencapaianmu tidak berarti, ada beberapa penyebab yang mungkin kamu perlu ketahui mengapa masih merasa kosong meski sudah produktif.
