Jakarta, IDN Times - Perjalanan berdamai dengan diri sendiri sering kali tak terjadi dalam ruang sunyi, namun di tengah riuhnya pikiran yang saling bersahutan. Bagi sebagian orang, suara-suara batin yang terasa bertentangan, justru memunculkan kebingungan. Namun bagi Nelia, kreator di balik Kubi Artspace, percakapan internal itu adalah sumber makna. Seni, dalam semestanya, menjadi tempat menampung rasa sekaligus ruang aman untuk kembali mengenali diri.
Karya-karya Kubi lahir dari refleksi yang sangat intim. Berkarya baginya bukan sekadar menghasilkan visual yang indah, melainkan praktik merawat diri yang terus berlangsung. Bahkan goresan sederhana di sketchbook pribadi pun, memiliki peran penting. Bukan untuk dinilai, melainkan untuk menjaga hubungan dengan diri sendiri agar tetap hidup dan jujur.
Dari kebiasaan kecil itulah, lahir refleksi-refleksi besar. Setiap koleksi, ide, dan karya Nelia di Kubi Artspace menjadi jalan untuk mengenali lapisan dirinya yang sebelumnya tersembunyi. Ia menceritakan perjalanannya membangun dan bertumbuh bersama Kubi Artspace kepada IDN Times secara eksklusif pada Rabu (25/2/2026) secara daring. Dalam perjalanan tersebut, Nelia menemukan bahwa semakin ia membagikan karya, semakin ia memahami perasaannya sendiri. Seolah seni bukan hanya medium ekspresi, tetapi juga wadah untuk berdamai dan pulang ke dalam diri.
