Media sosial kini gak cuma menjadi tempat untuk berkomunikasi dan mencari hiburan, tetapi juga ruang yang sangat berpengaruh terhadap kebiasaan belanja. Algoritma bekerja dengan mempelajari aktivitas pengguna, mulai dari konten yang sering dilihat sampai produk yang pernah dicari atau disukai. Dari proses tersebut, pengguna akhirnya terus menerima rekomendasi yang terasa semakin sesuai dengan kebutuhan dan selera pribadi.
Situasi ini membuat keputusan belanja sering terbentuk tanpa disadari karena produk hadir berulang kali di tengah aktivitas sehari-hari. Konten promosi, ulasan, sampai rekomendasi dari kreator dapat muncul pada waktu yang tepat sehingga rasa tertarik terhadap suatu produk semakin kuat. Karena itu, memahami pengaruh algoritma media sosial penting agar keputusan belanja tetap berdasarkan kebutuhan, yuk pahami pengaruhnya bersama.
