Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Sisi Kontradiktif Dari Sosok INFJ yang Susah Dipahami

10 Sisi Kontradiktif Dari Sosok INFJ yang Susah Dipahami
unsplash/Salomé Watel
Share Article

Menjadi individu dengan kepribadian INFJ memang dirasa sulit bagi sebagian besar orang. Selain jumlah populasinya yang dilaporkan sangat minim, kepribadian ini juga dianggap sebagai kepribadian yang sulit dipahami.

Salah satu alasannya adalah karena sebagian besar karakteristik yang dimiliki oleh INFJ cenderung bertindak kontradiktif. Konflik konstan antara inner world dan outer world, membuat INFJ seolah-olah adalah dua orang yang berbeda dalam satu raga. Cukup memusingkan memang. 

Nah, cari tahu yuk hal kontradiktif apa saja yang dialami oleh INFJ. Cek 10 poinnya berikut ini ya.

  1. 1. Mendambakan waktu sendirian, tapi juga sangat ingin menghabiskan waktu bersama orang lain

    Unsplash/Verne Ho
    Unsplash/Verne Ho

    Menyisihkan me-time adalah salah satu cara bagi introvert untuk mengistirahatkan diri dari hubungan sosial. Konflik kontradiktif antara sisi introvert dan hasrat untuk menjalin hubungan sosial terbukti saat kamu tiba-tiba ingin menutup diri dan menyendiri, tapi kamu juga merasa sangat ingin berbincang hangat dengan orang lain.

  2. 2. Orang yang perfeksionis dan berpikir secara big picture, tapi cenderung mengabaikan atau mengkhawatirkan detail kecil

    Unsplash/Bench Accounting
    Unsplash/Bench Accounting

    Dengan cara berpikir big picture-oriented, INFJ adalah sosok visioner yang kreatif dan sekaligus perfeksionis. Di sisi lain, tak jarang kamu terusik dengan detail kecil yang acap kali terabaikan kala terlalu fokus dengan bagian terbesar dari kegiatanmu.

  3. 3. Kreatif dan artistik, tapi juga analitis dan rasional

    Unsplash/ALLEF VINICIUSΔ
    Unsplash/ALLEF VINICIUSΔ

    Berkat sisi kreatif, sering kali banyak ide bermunculan dalam kepala INFJ. Sayangnya, sisi rasional INFJ cenderung mengkritik terlalu dini ide tersebut saat pengembangan ide masih berlangsung setengah jalan atau bahkan sama sekali belum sempat dikembangkan.

    Namun, sisi rasional-lah yang membuat kamu selalu penasaran dan terdorong untuk belajar dan menganalisis alasan di balik sebuah hal.

  4. 4. Mudah memahami emosi orang lain, tapi sulit memahami emosimu sendiri dan bahkan merasa disalahpahami

    Unsplash/Rosie Fraser
    Unsplash/Rosie Fraser

    INFJ merasa bahwa dirinya mampu memahami emosi, mood dan kondisi mental orang lain. Namun, butuh waktu menyendiri cukup lama bagi kamu untuk benar-benar memahami perasaanmu sendiri. Dalam beberapa kesempatan, bahkan kamu juga kesulitan menemukan orang yang benar-benar memahami dirimu.

  5. 5. Membela orang lain dengan sepenuh hati, tapi kesulitan membela dirimu sendiri

    Unsplash/Clem Onojeghuo
    Unsplash/Clem Onojeghuo

    INFJ memiliki rasa keadilan yang sangat kuat terhadap orang yang lebih lemah daripada dirinya. Tak main-main, kamu bakal berjuang dengan sepenuh hati demi orang tersebut. Namun tak jarang kamu malah kesulitan membela dirimu sendiri karena lemahnya kepercayaan diri atau tak ingin menyulut konflik.

    Dengan menempatkan kepentingan orang lain atas diri sendiri, biasanya hal ini bisa menuntun INFJ kepada kelelahan, baik itu secara fisik maupun mental.

  6. 6. Berjiwa spontanitas, tapi lebih suka sesuatu hal yang direncanakan

    Unsplash/Tyler Nix
    Unsplash/Tyler Nix

    Pada dasarnya, imajinasi luas INFJ menuntunmu pada angan-angan besar sebuah petualangan spontan nan menyenangkan. Namun jarang sekali INFJ beralih haluan menjadi orang yang 'benar-benar' spontan. Sekalipun kamu menyukai ide spontanitas dan ingin berkelana bebas, kamu akan tetap merajut rencana demi rencana di dalam benakmu. Trust me!

  7. 7. Mendambakan segalanya terorganisir rapi, tapi sulit terpenuhi

    Unsplash/Bench Accounting
    Unsplash/Bench Accounting

    Kadangkala, INFJ adalah orang yang sangat menginginkan segala sesuatu tertata rapi dan teroganisir. Seperti meja belajar harus tertata bersih, menata rencana seharian besok apa saja, atau membuat daftar prioritas. Sayangnya keinginan ini sulit terpenuhi atau berjalan dengan semestinya meski kamu sangat mendambakan setiap detail terorganisir.

  8. 8. Tampak tenang diluar, tapi ada gejolak emosi yang intens didalam dirimu

    Unsplash/Rocksana Rocksana
    Unsplash/Rocksana Rocksana

    Percayakah kamu jika INFJ adalah kepribadian yang super-duper emosional? Apa yang tampak tenang di luar, sejujurnya di dalam dirimu tersimpan gejolak emosi yang sangat dalam. Di hadapan orang lain, tampaknya kamu adalah orang yang over-sensitif tapi bisa juga tampil tenang dan dingin di lain waktu.

  9. 9. Menyukai hal-hal seputar dunia imajiner, filosofi, dan spiritual, tapi juga sangat mendambakan kemewahan dan keindahan yang bisa dirasakan secara nyata

    Unsplash/Pablo Merchan Montes
    Unsplash/Pablo Merchan Montes

    Sudah menjadi ciri khas bagi INFJ bila memiliki sisi spiritual yang begitu mendalam. Kamu bahkan mendambakan gaya hidup yang sederhana dan jauh dari materialisme. Di sisi lain, karena fungsi Extroverted Sensing kamu juga sangat ingin mencoba berbagai kemewahan dan keindahan dalam bentuk fisik. Seperti makanan yang enak, pemandangan indah, atau hasil karya seni/musik yang berkualitas.

  10. 10. Mendambakan hubungan yang mendalam, tapi sulit untuk terbuka

    Unsplash/Milan Popovic
    Unsplash/Milan Popovic

    Sebagian besar dari kepribadian INFJ mendambakan jalinan yang mendalam, intim, dan emosional dalam hubungan mereka. Sayangnya, kamu cukup kesulitan untuk membuka diri dan cenderung tertutup hingga kamu sepenuhnya nyaman dan percaya pada orang tersebut.

    Nah, sekarang kamu tahu 'kan bagaimana kontradiktifnya kepribadian INFJ. Memang sulit menjalaninya, tapi dengan belajar memahaminya kamu akan menemukan jalan hidup yang lebih bahagia. Semangat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More