نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu ghusla 'idil fithri sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mandi Idul fitri, sunnah karena Allah."
5 Sunah Sebelum Salat Idul Fitri yang Dianjurkan untuk Dilakukan

Lima sunnah sebelum salat Idul Fitri, yaitu mandi, makan kurma ganjil, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, dan memperbanyak bacaan takbir.
Sunnah setelah salat Idul Fitri seperti mendengarkan khutbah hingga selesai serta mengambil jalan berbeda saat pulang untuk memperluas silaturahmi.
Menjalankan sunnah sebelum dan sesudah salat Idul Fitri menjadi bentuk meneladani Rasulullah SAW, menambah pahala, serta memperkuat rasa syukur di hari kemenangan.
Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penuh kebahagiaan yang ditunggu-tunggu umat Muslim setelah menjalani puasa selama 30 hari. Pada hari raya tersebut, umat Muslim disunahkan untuk melaksanakan salat Idul Fitri. Namun, tahukah kamu bahwa terdapat amalan sunah sebelum salat Idul Fitri?
Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, terdapat beberapa amalan sunah yang dianjurkan. Amalan-amalan ini diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk menyambut hari raya dengan penuh kebersihan dan rasa syukur kepada Allah. Dengan mengetahui berbagai bentuk sunah, umat Muslim dapat menjalankan ibadah hari raya dengan lebih sempurna, bahagia, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
1. Sunah sebelum salat Idul Fitri

Melakukan sunah sebelum salat Idul Fitri merupakan bentuk untuk memuliakan hari raya. Tak jarang, kita bahkan sering melihat sunah ini menjadi tradisi untuk dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri. Adapun sunah yang dianjurkan untuk dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Mandi sebelum berangkat salat Id
Salah satu sunah sebelum salat Idul Fitri adalah mandi terlebih dahulu sebelum berangkat. Hal ini penting karena umat Muslim akan berkumpul di satu tempat untuk beribadah.
Adapun niat mandi wajib sebelum salat Idul Fitri sebagai berikut:
2. Makan sebelum berangkat
Menyempatkan makan merupakan salah satu sunah sebelum salat Idul Fitri. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum berangkat salat Idul Fitri adalah kurma dengan bilangan ganjil, seperti makan satu, tiga, hingga lima butir kurma. Makan sebelum salat Idul Fitri merupakan simbol bahwa ibadah puasa Ramadan telah berakhir.
Menurut penjelasan Imam As-Syafi’i dalam kitab Al-Umm menjelaskan bahwa makan sebelum salat Id sifatnya makruh bila ditinggalkan. Adapun penjelasan rincinya sebagai berikut:
"Kami memerintahkan setiap orang yang ingin shalat ‘id untuk makan sebelum berangkat ke masjid. Bila dia belum makan, kami meminta mereka makan pada saat dalam perjalanan ke masjid ataupun ketika sampai di masjid jika memungkinkan. Tidak ada dosa bagi orang yang tidak makan sebelum shalat Id, tetapi dimakruhkan meninggalkannya," demikian penjelasan Imam As-Syafi’i dalam kitab Al-Umm.
3. Memakai pakaian terbaik
Selain membersihkan diri dengan mandi, umat Muslim juga diperintahkan memakai pakaian terbaik. Dalam hal ini, pakaian terbaik bukan berarti baru, tetapi harus bersih, rapi dan sopan. Memakai pakaian terbaik merupakan bentuk penghormatan atas hari raya dan menampakkan kebahagiaan.
4. Memakai wewangian
Memakai wewangian merupakan salah satu sunah sebelum salat Idul Fitri. Fungsi memakai wewangian sebelum salat Idul Fitri adalah agar tubuh menjadi segar dan wangi. Sebuah riwayat hadits juga menjelaskan bahwa Rasulullah juga menyuruh untuk menggunakan wewangian yang paling bagus pada hari Idul Fitri.
5. Memperbanyak bacaan takbir
Sunah sebelum salat Idul Fitri yang terakhir adalah memperbanyak membaca takbir dari malam terakhir Ramadan hingga pagi hari menjelang pelaksanaan salat Id. Takbir merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus sebagai bentuk rasa syukur setelah menyelesaikan ibadah selama satu bulan penuh. Adapun dalil tentang sunah membaca takbir tercantum dalam surah Al-Baqarah yang berbunyi:
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ
Artinya: "Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah". (QS. Al-Baqarah: 185).
2. Sunah setelah salat Idul Fitri

Selain amalan sunah sebelum salat Idul Fitri, terdapat pula amalan yang dianjurkan setelah melaksanakan ibadah tersebut. Amalan sunah setelah salat Idul Fitri di antaranya adalah:
1. Mendengar khotbah Idul Fitri
Setelah umat Muslim melaksanakan salat Idul Fitri, rangkaian kegiatan berikutnya adalah khotbah keagamaan yang biasanya disampaikan oleh khatib. Khotbah ini tidak bersifat wajib untuk didengar setelah melaksanakan salat Idul Fitri. Namun, para jamaah dianjurkan untuk mendengar khotbah hingga selesai dan memahami pesan-pesan utama dalam khotbah.
2. Mengambil jalan yang berbeda saat pulang
Ketika para jamaah telah selesai menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan salat Idul Fitri, disunahkan bagi mereka untuk mengambil jalan yang berbeda dari saat berangkat. Tujuan dari keputusan dalam mengambil rute yang berbeda adalah untuk memperluas silaturahmi serta kesempatan menyebarkan salam kepada sesama Muslim.
3. Hikmah menjalankan sunah salat Idul Fitri

Melaksanakan sunah sebelum dan sesudah salat Idul Fitri memiliki banyak keutamaan. Salah satu keutamaannya adalah meneladani kebiasaan Rasulullah SAW dalam menyambut hari raya. Dengan meneladani kebiasaannya, rangkaian kegiatan salat Idul Fitri akan terasa lebih bermakna dan penuh kebahagiaan.
Selain itu, mengamalkan sunah juga dapat menambah pahala dan memperkuat rasa syukur. Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan menjalankan sunah, Hari Raya Idul Fitri akan terasa lengkap dan sempurna.
Itulah penjelasan mengenai lima sunah sebelum salat Idul Fitri dan penjelasannya. Beberapa sunah yang dianjurkan adalah mandi dan makan sebelum berangkat, memakai pakaian dan wewangian terbaik, dan memperbanyak bacaan takbir. Dengan memahami dan mengamalkan sunah tersebut, umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, khusyuk, dan penuh kedamaian.