Buat sebagian gen Z, mencari pakaian bekas kini bukan lagi pilihan saat ingin menghemat uang. Thrifting justru jadi salah satu cara untuk menemukan pakaian yang terasa lebih unik. Fenomena ini pun makin mudah ditemui di tengah maraknya toko thrift offline hingga platform jual beli barang preloved.
Gen Z menjadi salah satu kelompok yang cukup akrab dengan tren thrifting. Mereka bisa berburu pakaian vintage, jaket lama, sampai barang bermerek dengan harga yang lebih ramah di kantong. Di sisi lain, ada juga alasan soal lingkungan yang membuat pakaian bekas terasa lebih menarik. Lalu, apa sebenarnya yang membuat thrifting begitu digemari?
