Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Mengatur Pencahayaan Lorong Rumah yang Gelap agar Terlihat Luas

ilustrasi lorong rumah
ilustrasi lorong rumah (unsplash.com/Lisa Anna)
Intinya sih...
  • Gunakan lampu dengan warna cahaya putih hangat untuk menciptakan kesan terang tanpa menyilaukan
  • Pasang lampu di beberapa titik sepanjang lorong agar cahaya merata dan lorong terlihat lebih panjang
  • Manfaatkan lampu dinding atau wall sconce untuk memberikan pencahayaan tambahan tanpa memakan ruang lantai
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lorong rumah yang gelap memberi kesan sempit dan kurang ramah. Area ini kerap dilewati, tetapi jarang mendapat perhatian dalam penataan pencahayaan. Padahal, cahaya yang tepat bisa mengubah suasana lorong secara signifikan.

Masalah utama lorong gelap biasanya terletak pada minimnya sumber cahaya dan penempatan lampu yang kurang tepat. Kondisi ini membuat dinding terasa menekan dan jarak pandang terbatas. Dengan pengaturan pencahayaan yang terencana, berikut ini tips mengatur pencahayaan di lorong rumah yang gelap agar terlihat lebih luas dan nyaman dilewati.

1. Gunakan lampu dengan warna cahaya putih hangat

ilustrasi lorong rumah
ilustrasi lorong rumah (unsplash.com/Point3D Commercial Imaging Ltd.)

Lampu berwarna putih hangat membantu menciptakan kesan terang tanpa terasa menyilaukan. Warna ini membuat dinding dan lantai terlihat lebih bersih. Lorong pun terasa lebih terbuka saat dilalui.

Pemilihan warna cahaya yang konsisten juga penting untuk menjaga kesan visual. Hindari mencampur terlalu banyak tone lampu dalam satu area. Keseragaman cahaya membantu lorong terlihat lebih rapi dan luas.

2. Pasang lampu di beberapa titik sepanjang lorong

ilustrasi lorong rumah
ilustrasi lorong rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

Satu lampu di tengah lorong sering kali tidak cukup menerangi seluruh area. Cahaya akan terkonsentrasi di satu titik dan meninggalkan bayangan di sudut lain. Kondisi ini membuat lorong tampak lebih sempit.

Penempatan lampu di beberapa titik membantu menyebarkan cahaya secara merata. Jarak antar lampu sebaiknya disesuaikan dengan panjang lorong. Hasilnya, lorong terlihat lebih panjang dan tidak terputus oleh area gelap.

3. Manfaatkan lampu dinding atau wall sconce

ilustrasi lorong rumah
ilustrasi lorong rumah (unsplash.com/Clay Banks)

Lampu dinding memberikan pencahayaan tambahan tanpa memakan ruang lantai. Cahaya yang menyebar ke samping membantu mempertegas lebar lorong. Dinding pun terlihat lebih hidup dan tidak monoton.

Arahkan cahaya lampu dinding ke atas atau ke samping. Teknik ini membantu menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Lorong terasa lebih lega karena mata tidak terpaku pada satu titik gelap.

4. Padukan pencahayaan dengan permukaan reflektif

ilustrasi lorong rumah
ilustrasi lorong rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

Cahaya akan bekerja lebih efektif saat bertemu permukaan yang memantulkan sinar. Dinding berwarna terang atau penggunaan cermin membantu menyebarkan cahaya ke seluruh lorong. Efek ini membuat ruangan terasa lebih lapang.

Letakkan cermin di sisi lorong yang mendapat pencahayaan langsung. Pantulan cahaya akan menambah kesan kedalaman visual. Lorong pun tampak lebih luas meski ukurannya terbatas.

Pencahayaan memegang peran penting dalam membentuk kesan lorong rumah. Dengan pemilihan warna lampu, penempatan yang tepat, dan dukungan elemen reflektif, lorong gelap dapat berubah menjadi area yang terang dan nyaman. Penataan yang sederhana namun terencana mampu membuat lorong terlihat lebih luas dan menyatu dengan keseluruhan rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Kesalahan Co-Parenting yang Bikin Anak Bingung, Jangan Diulangi!

08 Jan 2026, 20:15 WIBLife