Saat orang yang kita sayangi sedang mengalami hal buruk, ditimpa masalah atau musibah, dan merasa sedih karena alasan tertentu, mudah untuk kita ikut baper dan berempati. Ini disebabkan ikatan emosional yang begitu kuat dengan orang tersebut, jadi kita bisa ikut merasa apa yang ia rasakan tanpa perlu mengalami sendiri.
Namun, hal demikian bisa bikin dinamika hubungan jadi gak seimbang. Saat pasangan sedang sedih, misalnya, seharusnya kamu bisa jadi penolong yang kuat dan teguh. Kamu tetap boleh merasa sedih, tapi ada saatnya kamu perlu mengendalikan perasaan dan mental agar tidak mudah merasa drained. Nah, berikut beberapa cara untuk menanggapi curhat pasangan tanpa ikut merasa kewalahan secara emosional.
