ilustrasi pasangan (pexels.com/Huy Nguyễn)
Menjalin komunikasi menjadi salah satu aspek paling esensial dalam sebuah hubungan. Namun, tidak semua percakapan memiliki makna yang mendalam. Kamu mungkin sering berdiskusi tentang rencana masa depan, menceritakan aktivitas sehari-hari, atau membahas teman dan rekan kerja.
Sayangnya, banyaknya percakapan tidak selalu menjadi tanda hubungan yang sehat. Justru, ketika topik tentang perasaan satu sama lain terus dihindari, hal tersebut dapat menjadi salah satu tanda red flag. Dalam Psychology Today dijelaskan bahwa ketidakmampuan atau keengganan pasangan untuk mengungkapkan perasaan, baik yang menyenangkan maupun yang tidak, dapat menjadi indikasi adanya masalah dalam hubungan.
Menurut terapis amarah John Kim, komunikasi mengenai perasaan merupakan fondasi yang membangun koneksi emosional dalam hubungan. Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk menyampaikan perasaan secara terbuka kepada pasangan akan menciptakan rasa aman, sekaligus membantu kedua belah pihak saling memahami dan berupaya memenuhi kebutuhan emosional satu sama lain.