ilustrasi teman membutuhkan bantuan (pexels.com/SHVETS production)
Menemani mencari bantuan juga membuat kamu lebih dekat dengan keadaan teman. Kalau selama proses tersebut ia mengatakan ingin mengakhiri hidup, ingin menyakiti diri, sudah memikirkan cara untuk melakukannya, atau merasa tidak bisa menjaga dirinya sendiri, situasinya perlu dianggap serius. Dalam keadaan seperti itu, jangan hanya menunggu jadwal konsultasi berikutnya.
Segera libatkan orang yang bisa datang dan membantu secara langsung. Jika ada keadaan darurat atau teman sudah melakukan sesuatu yang membahayakan diri, cari pertolongan medis secepatnya dan jangan meninggalkannya sendirian. Kamu tidak perlu menjadi orang yang menangani semuanya sendiri karena keselamatan teman jauh lebih penting daripada kekhawatiran dianggap ikut campur.
Mendampingi teman mencari bantuan bukan berarti kamu harus selalu berada di sampingnya atau ikut mengetahui semua masalah yang sedang dihadapi. Ada saatnya peranmu hanya mengantar, menunggu, mengingatkan jadwal, atau memastikan ia tidak harus melewati langkah pertama seorang diri. Dalam pencegahan bunuh diri, kepedulian seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi justru bisa membuat seseorang lebih mudah sampai pada bantuan yang memang ia perlukan.
Ketika menghadapi masalah hidup yang terasa begitu berat hingga muncul keinginan untuk mengakhiri hidup, ingatlah bahwa kamu tidak harus menghadapinya sendirian. Cari dukungan dari orang yang dipercaya atau tenaga profesional agar kamu mendapatkan bantuan yang tepat. Kamu juga dapat menghubungi +628113855472 (Love Inside Suicide Awareness) atau 119 ekstensi 8 (konseling psikologi SEJIWA) untuk memperoleh dukungan psikososial.