Ketika mendengar istilah toksik, banyak orang langsung membayangkan hubungan yang dipenuhi pertengkaran, saling menghina, atau drama yang tak ada habisnya. Padahal, kenyataannya gak selalu seperti itu. Ada hubungan pertemanan yang terlihat baik-baik saja, tapi salah satu pihak justru merasa lelah, tak dihargai, atau kehilangan rasa nyaman.
Hubungan yang tak sehat sering terjadi secara perlahan. Karena sudah terbiasa, kamu mungkin menganggap perilaku itu sebagai hal yang normal. Misalnya, selalu mengalah demi menjaga pertemanan, gak bisa menolak ajakan, atau terus-menerus menjadi tempat pelampiasan emosi teman. Itulah mengapa penting mengenali lima tanda persahabatan toksik sebagai berikut!
