Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Kulit Berminyak, Catat!

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Kulit Berminyak, Catat!
potret ilustrasi skincare routine (pexels.com/Polina Kovaleva)

Menggunakan ingredients yang cocok, jelas sangat penting untuk kesehatan kulit. Tetapi, kamu juga harus memperhatikan kandungan apa saja yang sebaiknya tidak kamu gunakan.

Misal, pemilik oily skin memproduksi minyak lebih banyak pada kulit, sehingga rawan menyebabkan kemerahan maupun jerawat. Nah, untuk kondisi tersebut mari intip komposisi produk yang tidak direkomendasikan bagi kulit berminyak di bawah ini.

1. Petroleum jelly

potret ilustrasi petroleum jelly (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
potret ilustrasi petroleum jelly (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Petroleum umumnya terdapat dalam moisturizer. Namun, pada kulit berminyak kandungan ini dapat menyumbat pori-pori kulit. Sebagai alternatif, kamu bisa melembapkan kulit dengan bahan dasar gel.

"Tinggalkan pelembap dan krim kental, sebagai gantinya pilih pelembap berbasis gel yang akan melembapkan kulit tanpa menumpuk minyak," ungkap Dermatologis Dr. Batul Patel, dilansir Vogue India.

2. Alkohol

potret ilustrasi pemakaian skincare (unsplash.com/Kalos Skincare)
potret ilustrasi pemakaian skincare (unsplash.com/Kalos Skincare)

Fungsi alkohol dalam produk skincare adalah mengurangi minyak berlebih. Namun bagi kulit berminyak, komposisi ini justru berpotensi menyebabkan skin barrier jadi rusak.

"Produk berbasis alkohol sering kali bersifat terlalu berlebihan hingga mengikis kulit, serta menyebabkan iritasi," jelas Dermatologis Joshua Zeichner, MD, dilansir Birdie.

3. Coconut oil

potret ilustrasi face oil (unsplash.com/Christin Hume)
potret ilustrasi face oil (unsplash.com/Christin Hume)

“Minyak alami cocok untuk sebagian orang, tetapi tidak selalu untuk semua orang, karena sangat komedogenik dan cenderung menyumbat pori-pori,” lanjut Dr. Batul.

Setiap natural oils mempunyai kualitas yang berbeda. Oily skin cenderung lebih cocok menggunakan komposisi yang tinggi kandungan linoleic, seperti minyak mawar dan evening primrose oil.

4. Scrub exfoliator

potret ilustrasi menggunakan face scrub (unsplash.com/engin akyurt)
potret ilustrasi menggunakan face scrub (unsplash.com/engin akyurt)

Mengeksfoliasi mampu mengurangi lapisan kulit mati pada wajah. Jika ingin menggunakan scrub, pilih yang teksturnya sangat halus dan hindari over-exfoliating.

"Scrub yang keras dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan kulit bagian luar, hingga mengakibatkan hilangnya kelembaban, serta peradangan," imbuh Joshua.

5. Silikon

potret ilustrasi produk sincare (unsplash.com/Content Pixie)
potret ilustrasi produk sincare (unsplash.com/Content Pixie)

"Mereka yang memiliki kulit rentan berjerawat dan berminyak, disarankan menggunakan primer serta pelembap berbahan dasar air, bukan varian berbasis silikon," pungkas Dr. Batul.

Silikon memberi efek matte pada kulit dan membantu mengurangi penampilan tekstur dari kerutan. Akan tetapi, kandungan ini juga dapat bersifat menyumbat bagi pori-pori.

Jenis-jenis komposisi dalam produk skincare yang gak direkomendasikan untuk kulit berminyak sudah tertera di atas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Najah Najmia
EditorNajah Najmia
Follow Us

Related Articles

See More

[QUIZ] Kuis Ini Tebak Tipe Kamu Jalani Hubungan Biar Gak Membosankan

12 Mei 2026, 22:30 WIBLife