Job Insecurity: Kamu Capek Kerja tapi Takut Jadi Pengangguran?

- Job insecurity muncul saat seseorang lelah dan ingin resign, tetapi takut menganggur serta tidak yakin pada masa depan kerja; kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental.
- Tandanya meliputi kecemasan berat menjelang kerja, bimbang terus-menerus antara bertahan atau keluar, sulit fokus, sakit kepala, dan akhir pekan terganggu bayangan rutinitas.
- Keraguan terhadap kemampuan mencari pekerjaan lebih baik, iri pada orang yang tampak stabil, dan penyebab lelah yang makin kabur dapat memicu job hugging serta stres harian.
Kamu lagi merasa capek banget sama pekerjaanmu? Arti capek di sini bisa macam-macam. Dapat karena pekerjaan mengharuskanmu sering sekali lembur atau tugas ke luar kota. Pokoknya, tidak ada hari yang agak santai.
Bahkan di hari libur pun dirimu masih kudu mengurus pekerjaan. Atau, lelahmu lebih disebabkan oleh berbagai drama yang terjadi di kantor. Baik drama dengan sesama staf maupun atasan. Kamu sebenarnya ingin berhenti bekerja.
Namun, di saat yang sama dirimu takut membayangkan menjadi seorang pengangguran. Jangan-jangan kamu kesulitan mendapatkan pekerjaan dalam waktu yang lama. Situasi ini disebut job insecurity. Dirimu serba gak yakin dengan segala terkait pekerjaan dan masa depan. Efeknya ke kesehatan mental tidak bisa disepelekan.
1. Mau berangkat kerja rasanya seperti berangkat perang, berat sekali

ilustrasi capek bekerja (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Kamu cuma mau berangkat kerja dari Senin sampai Jumat atau Sabtu. Mungkin jam kerjanya juga masih normal dan tidak terlalu panjang. Jarak rumah atau kos-kosan ke kantor pun tak begitu jauh.
Akan tetapi, dirimu merasa berat sekali. Setiap menit menuju waktu berangkat terasa menggelisahkan. Misal, kamu harus berangkat jam 07.30 agar tiba di kantor sebelum pukul 08.00. Rasanya dirimu amat ingin jarum jam berhenti di angka 06.00 supaya gak usah lagi berangkat ke kantor.
Kaki sampai seperti diseret-seret saking beratnya perasaanmu untuk sekadar pergi bekerja. Ini terjadi setiap hari dan rasanya amat menyiksa. Bahkan di akhir pekan pun dirimu kurang biss menikmatinya karena sudah kepikiran kembali ke rutinitas pada Senin depan.
2. Selalu bimbang antara bertahan atau keluar

ilustrasi bosan bekerja (pexels.com/Yan Krukau) Kondisi ragu-ragu tidak menyenangkan. Setiap saat dirimu terjebak dalam overthinking. Kamu gak bisa berhenti memikirkan keputusan yang terbaik. Apakah lebih baik dirimu berhenti bekerja saja atau bertahan?
Bahkan di saat kamu sebenarnya sangat ingin resign, ujung-ujungnya tetap merasa bingung. Energi pikiranmu menjadi tersita ke perkara itu saja. Apa pun yang sedang dilakukan, konsentrasimu gak penuh.
Kamu bisa sampai setiap hari sakit kepala serta tidak fokus lantaran memikirkan kedua pilihan tersebut. Ketika dirimu berusaha membuat daftar plus dan minus dari tiap pilihan, bukannya tercerahkan malah tambah bingung. Setiap pilihan ada benar serta salahnya.
3. Meragukan kemampuan sendiri untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik

ilustrasi lelah bekerja (pexels.com/Vitaly Gariev) Rasa tidak percaya dirimu menguat. Mungkin sepanjang hidup inilah titik ketika kamu sebenarnya paling gak percaya diri. Bukan soal penampilan, tapi meragukan kemampuan diri buat survive seandainya kamu mengambil keputusan berhenti bekerja.
Benakmu dipenuhi sejuta tanya. Bagaimana jika sehabis dirimu keluar dari pekerjaan malah gak diterima di kantor mana pun? Bagaimana kalau upaya bikin usaha sendiri sulitnya minta ampun? Atau, kamu mendapatkan pekerjaan pengganti.
Hanya saja ternyata situasi kerja dan penghasilannya tidak lebih baik daripada pekerjaan yang ditinggalkan. Bila kemampuanmu diragukan oleh orang lain, kamu bisa terpacu buat membuktikan diri. Akan tetapi, jika diri sendiri yang meragukannya gak ada lagi yang dapat dilakukan olehmu. Rasanya pasti sangat insecure bahkan hopeless.
4. Iri melihat orang-orang puas dengan pekerjaan dan pilihan hidupnya

ilustrasi lelah bekerja (pexels.com/https://kaboompics.com/) Kamu seperti sedang berdiri di persimpangan. Dirimu diam mematung di sana dan gak tahu mesti mengambil jalan yang mana. Sementara itu, orang-orang seakan-akan tak perlu lagi berpikir untuk menentukan arah.
Mereka mantap menjalani kehidupan masing-masing. Pekerjaan yang stabil dan tampaknya membuat mereka cukup puas. Sementara itu, kamu seakan-akan tertinggal jauh. Boro-boro kehidupan dan pekerjaan yang stabil.
Dirimu malah lagi bingung di kantor terasa gak berkembang dan capek doang. Namun, kamu mau keluar juga benar-benar takut selamanya menjadi pengangguran. Usiamu mungkin sama dengan kebanyakan orang di sekitarmu. Akan tetapi, job insecurity membuatmu merasa belum membangun fondasi apa pun buat masa depan.
5. Penyebab capek makin gak jelas, tapi rasanya menguat

ilustrasi jenuh bekerja (pexels.com/cottonbro studio) Saat kamu pertama kali merasa lelah bekerja, barangkali ada penyebab jelas yang mudah disebutkan. Seperti belakangan suasana kantor penuh drama. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan kian kompleksnya masalah kamu malah bingung akan penyebab yang sebenarnya.
Drama lama boleh jadi sudah berakhir. Akan tetapi, tampaknya kondisi yang telah pulih itu tidak serta-merta memperbaiki perasaanmu terhadap pekerjaan. Dirimu masih merasa gak nyaman.
Bahkan rasa tak betah tambah kuat. Kamu pun kian bingung. Dirimu mau keluar dari pekerjaan, penyebabnya kabur. Tidak sejelas dulu. Kalau kamu mau bertahan rasanya juga gak yakin bakal sanggup. Apalagi saat dirimu membayangkan masa depan yang penuh misteri.
Situasi capek kerja tapi takut menjadi pengangguran dapat membawamu ke fenomena job hugging. Kamu memeluk erat-erat pekerjaan saat ini bukan karena dirimu benar-benar menyukainya. Namun, kamu semata-mata gak siap dengan keputusan resign yang akan mengubahmu menjadi pengangguran. Tiada hari tanpa rasa stres terkait pekerjaan.










![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Tipe Pacar yang Cocok Untukmu](https://image.idntimes.com/post/20260407/1000012410_9f9746b7-2440-477e-ac81-d2aafe91133b.jpg)






![[QUIZ] Kamu Tipe Job Hugger atau Job Hopper?](https://image.idntimes.com/post/20260826/pexels-n-voitkevich-6837645_19d10f2b-06a5-4175-86d4-56b2d7c662bb.jpg)


![[QUIZ] Inner Self Kamu Bisa Kebongkar Cuma dari Pertanyaan Receh Ini](https://image.idntimes.com/post/20260519/ciri-kamu-sedang-tumbuh-meski-semuanya-berantakan-bingung_4957ec70-f479-4ff9-9403-e5ff2360cbb7.jpeg)

