Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Bahan Skincare yang Melindungi Kulit dari Dampak Buruk Lingkungan

5 Bahan Skincare yang Melindungi Kulit dari Dampak Buruk Lingkungan
ilustrasi perempuan menggunakan masker (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Share Article

Kondisi lingkungan sekitar yang semakin menurun, membuat kulit kita ikut terkena dampaknya. Mulai dari perubahan cuaca yang tidak menentu, paparan sinar matahari, hingga asap kendaraan yang bertebaran di udara bisa menciptakan kerusakan oksidatif pada kulit.

Menurut Jennifer Chwalek, MD, seorang dokter kulit di Unionderm di New York City, dikutip dari Everyday Health, kerusakan oksidatif dapat terjadi ketika tingkat radikal bebas berbahaya lebih tinggi dibandingkan kemampuan tubuh untuk mendetoksifikasi radikal bebas tersebut. Kondisi ini bisa memicu kerusakan kolagen dan lapisan pelindung kulit (skin barrier).

Hanya berdiam diri di rumah, bukanlah solusi terbaik. Supaya kamu tetap leluasa menjalani aktivitas di luar ruangan tanpa perlu khawatir akan kesehatan kulit, berikut beberapa kandungan skincare yang bisa kamu pakai untuk membantu melindungi kulitmu dari dampak buruk lingkungan.

1. Vitamin C

ilustrasi serum vitamin C (pexels.com/Pexels User)
ilustrasi serum vitamin C (pexels.com/Pexels User)

Vitamin C telah dikenal luas sebagai salah satu bahan skincare yang kaya akan antioksidan. Rutin menggunakannya bisa membantu melindungi kulit dari polusi udara dan radikal bebas. Apalagi, jika digabungkan bersama Vitamin E.

Menurut dokter kulit di MDCS Dermatology di New York City, Marisa Garshick, MD, dikutip dari Everyday Health, perpaduan antara Vitamin C dan E dapat bekerja lebih baik di kulit. Keduanya, dapat membantu mencegah kerusakan dini pada kolagen sekaligus menjaga elastisitas kulit.

“Selain menetralkan radikal bebas dan mendukung produksi kolagen, Vitamin C juga mampu mencerahkan kulit, mengurangi garis-garis halus dan kerutan, serta memudarkan bintik-bintik gelap,” imbuh Garshick.

2. Ceramide

ilustrasi skincare mengandung ceramide (pexels.com/Amira Adreicikaite)
ilustrasi skincare mengandung ceramide (pexels.com/Amira Adreicikaite)

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, paparan radikal bebas atau polusi udara di lingkungan sekitar berpotensi merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier). Maka dari itu, kamu membutuhkan produk skincare dengan kandungan utama ceramide guna menghadang polutan dan kotoran supaya tidak masuk jauh ke dalam lapisan kulit, sehingga skin barrier tetap menjalankan fungsinya dengan baik.

“Karena polusi dapat meresap ke dalam pori-pori, kamu membutuhkan sesuatu yang bisa mencegahnya masuk. Di sinilah peran ceramide dibutuhkan untuk menghentikan polutan agar tidak masuk ke dalam sel kulit. Kandungan ini secara efektif memulihkan fungsi skin barrier dan meredakan tanda-tanda iritasi,” kata Ava Shamban, MD, dokter kulit kosmetik bersertifikat, dilansir IPSY.

3. Zinc oxide

sunscreen
ilustrasi sunscreen (freepik.com/atlascompany)

Zinc oxide biasanya terdapat pada tabir surya mineral atau physical sunscreen. Dengan kandungan zinc oxide, kulitmu tidak hanya terlindungi dari sinar UVA dan UVB matahari, tetapi juga partikel debu dan polutan.

Sunscreen jenis ini bekerja sebagai tameng yang mencegah sinar matahari menembus ke dalam kulit. Tabir surya yang mengandung zinc oxide biasanya memiliki formula lebih lembut, minim iritasi, dan efektif menjaga kelembapan kulit.

“Tabir surya kimia (chemical sunscreen) memungkinkan penyerapan cahaya, itulah sebabnya saya pikir physical sunscreen lebih unggul. Produk ini sedikit lebih agresif dalam melindungimu dari sinar UV,” tutur Chwalek.

4. Ekstrak teh hijau

skincare green tea
ilustrasi skincare green tea (pexels.com/Yayuk lestari)

Selain beberapa bahan aktif di atas, ada juga kandungan alami yang dikenal memiliki antioksidan tinggi, yaitu teh hijau. Kamu bisa menambahkan produk skincare yang mengandung ekstrak teh hijau ke dalam rutinitas perawatan kulit.

Ini karena ekstrak teh hijau dikenal efektif melawan stres oksidatif. Dengan kata lain, bahan ini dapat meredakan kemerahan, mengobati jerawat, mengontrol produksi minyak berlebih, mengatasi kulit kusam, dan mencegah kulit kering yang diakibatkan oleh dampak buruk lingkungan.

5. Charcoal

masker charcoal
ilustrasi masker charcoal (pexels.com/Anissa Mebarkia Thomsen)

Kamu mungkin pernah menemukan produk skincare yang mengandung actived charcoal. Umumnya, actived charcoal terdapat dalam produk face wash dan masker wajah. Bahan alami ini sudah dikenal lama akan khasiatnya yang bisa merawat kulit.

Menurut Dr. Shamban, actived charcoal mempunyai struktur berpori yang sangat halus. Struktur ini bekerja sebagai magnet yang mampu menarik dan mengikat minyak berlebih, kotoran, residu makeup, polusi, bahan kimia, partikel, dan zat berbahaya atau beracun yang menempel di kulit. Actived charcoal bisa membersihkan pori-pori secara mendalam, membuat kulit terasa lebih bersih, halus, dan cerah.

Kabar baiknya, deretan bahan skincare yang telah dibahas tadi, kini bisa kamu temukan dalam berbagai produk skincare, mulai dari moisturizer, face wash, serum, sampai sunscreen. Dengan memakai produk skincare yang mengandung bahan-bahan di atas, kulitmu bisa terlindungi dari efek buruk lingkungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

5 Zodiak yang Cepat Move On dari Masalah dan Kekecewaan

15 Jun 2026, 18:28 WIBLife