Adi Rahardja, Senior Director of Business Development Shopee Indonesia mengungkapkan, “Generasi muda semakin memahami bahwa kenyamanan rumah tidak selalu ditentukan oleh luas ruangan. Mereka lebih cermat memilih produk yang sesuai dengan rutinitas, mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan, dan tetap merepresentasikan selera pribadi."
4 Trik Maksimalkan Setiap Sudut Rumah, No Space? No Problem!

Punya rumah atau kamar dengan ruang terbatas bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan. Dengan penataan yang tepat, setiap sudut bisa dimanfaatkan secara maksimal sesuai kebutuhan, mulai dari area bekerja, makan, bersantai, hingga menjalankan hobi.
Konsep small space, big personality pun semakin relevan bagi generasi muda yang tinggal di kos, apartemen studio, maupun rumah compact. Tak perlu renovasi besar, pemilihan furnitur multifungsi, penyimpanan yang praktis, serta dekorasi yang sesuai karakter bisa membuat ruang kecil terasa lebih rapi, nyaman, dan tetap personal.
Membuat ruang kecil terasa lebih maksimal tak harus melalui renovasi besar. Cukup dengan memilih furnitur multifungsi, memanfaatkan sudut yang jarang digunakan, dan menata ulang fungsi ruang, rumah bisa terasa lebih nyaman dan rapi. Berikut empat trik sederhana yang bisa diterapkan.
1. Think multifunctional: pilih furnitur yang bisa diajak beradaptasi

produk meja belajar dari Cubic Kids (shopee.co.id/Cubic Home and Living) Pertama, untuk ruangan yang digunakan sebagai tempat bekerja, makan, sekaligus beristirahat, kamu bisa pilih furnitur yang dapat menjalankan lebih dari satu fungsi. Furnitur multifungsi bisa digunakan untuk memaksimalkan ruangan agar tetap praktis tanpa terasa sesak. Misalnya, meja lipat, sofa bed, ottoman dengan kompartemen penyimpanan, bangku susun, hingga troli beroda.
Selain pemilihan furnitur yang tepat, kamu bisa juga tata ruangan sesuai dengan aktivitas yang paling sering dilakukan. Contohnya, menempelkan meja lipat di dekat dinding agar mudah dibuka saat dibutuhkan, gunakan ottoman di ujung tempat tidur sebagai kursi sekaligus penyimpanan, dan pilih troli beroda agar dapat dipindahkan dari area kerja ke sudut kopi atau tempat menyimpan skincare.
2. Look up and look under: maksimalkan area yang sering terlewat

inspirasi penataan rak TV (unsplash.com/Jonas Leupe) Ketika area lantai sangat terbatas, maka ini saatnya untuk kamu memanfaatkan ruang vertikal rumah yang jarang dilirik. Pemilihan furnitur seperti ambalan, organizer belakang pintu, kotak penyimpanan bawah tempat tidur, serta rak tambahan di atas meja dapat membantu menambah kapasitas tanpa memenuhi ruangan.
Agar ruangan tetap rapi, kamu bisa susun barang berdasarkan frekuensi pemakaian Letakkan kebutuhan harian pada rak setinggi mata agar mudah dijangkau, sementara barang musiman bisa disimpan di bagian atas lemari atau bawah tempat tidur. Gunakan kotak penyimpanan dengan bentuk dan ukuran seragam supaya tampilan lebih rapi, lalu beri label agar barang mudah ditemukan.
3. Create your own zones: satu ruang, banyak suasana

ilustrasi ruangan open space (pexels.com/Max Vakhtbovycn) Agar ruangan tetap terasa lega, sebaiknya hindari penambahan sekat permanen pada beberapa area seperti ruang kerja, ruang bersantai, dan lainnya. Sebagai alternatifnya, kamu bisa menggunakan karpet kecil, rak terbuka, tirai ringan, hingga beberapa jenis lampu untuk membentuk fungsi yang berbeda dalam satu ruangan.
Tempatkan meja kerja dekat jendela atau sumber cahaya alami, lalu gunakan karpet untuk menandai area santai. Rak terbuka dapat diletakkan di antara tempat tidur dan meja sebagai pembatas visual tanpa membuat ruangan terasa tertutup. Lengkapi area produktif dengan cahaya yang lebih terang, kemudian gunakan lampu bernuansa hangat di dekat tempat tidur untuk menciptakan suasana yang lebih tenang saat beristirahat.
4. Add your personality: buat ruang terasa “kamu banget”

rekomendasi furnitur untuk dekorasi kamar (shopee.com/Absolutely Official Store) Meskipun ruangan kecil, itu bukan berarti kamu harus mengorbankan estetika. Menambahkan sentuhan personal melalui produk sederhana seperti, poster, frame foto, cermin unik, tanaman kecil, sarung bantal bermotif, atau koleksi buku bisa jadi tips sederhana yang bisa dilakukan. Pilihlah elemen yang benar-benar merepresentasikan minat dan keseharian agar ruangan tidak terasa seperti menyalin satu referensi interior secara utuh.
Untuk penataannya, pertama kamu perlu mementukan satu area sebagai focal point, misalnya dinding di atas meja atau sisi kepala tempat tidur. Selanjutnya, susun tiga sampai lima dekorasi dengan ukuran berbeda, lalu gunakan satu palet warna agar tetap menyatu. Hindari menyebarkan terlalu banyak aksen ke seluruh ruangan. Kamu cukup pilih beberapa benda utama agar karakter tetap terlihat tanpa membuat ruang terasa penuh.
Ruang yang nyaman bukan soal luas, melainkan bagaimana setiap sudut ditata sesuai kebutuhan. Dengan furnitur multifungsi, penyimpanan yang tepat, dan sentuhan personal, ruang terbatas pun bisa terasa lebih rapi, nyaman, dan fungsional.





















