“Cuci rambut dengan sampo antiketombe dan pastikan kamu mencuci rambut setiap hari atau dua hari sekali. Jika kamu berkeringat, cuci rambut atau kulit kepala sesegera mungkin,” ujar Jodi.
Cara Mengatasi Folikel Rambut Tersumbat yang Bikin Kulit Kepala Sakit

- Folikel rambut tersumbat akibat minyak, sel kulit mati, produk, atau infeksi dapat memicu folikulitis, ditandai benjolan, gatal, peradangan, hingga kerontokan rambut.
- Menjaga kebersihan dengan keramas rutin, terutama setelah berkeringat, serta memakai sampo antiketombe atau ketokonazol sesuai kebutuhan membantu mengurangi penumpukan pada kulit kepala.
- Eksfoliasi dengan asam salisilat atau glikolat dapat membantu membuka folikel; hindari menggaruk, memencet benjolan, penggunaan produk tidak tepat, serta topi atau helm terlalu lama.
Perawatan kulit kepala kini sama pentingnya dengan merawat kulit wajah. Pasalnya, folikel rambut juga bisa tersumbat akibat minyak berlebih, sel kulit mati, produk rambut, hingga infeksi, lalu memicu berbagai masalah seperti benjolan, gatal, peradangan, bahkan kerontokan rambut. Kondisi yang dikenal sebagai folikulitis ini pun sebaiknya gak dibiarkan agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Folikel rambut tersumbat bisa terjadi pada siapa saja, baik pemilik kulit kepala berminyak maupun kering. Beberapa kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan kulit kepala dan memilih produk yang sesuai, dapat membantu mengatasinya. Yuk, simak cara mengatasi folikel rambut tersumbat berikut ini!
1. Rutin mencuci rambut dan kulit kepala

ilustrasi mencuci rambut (pexels.com/kampus) Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi folikel rambut tersumbat adalah menjaga kulit kepala tetap bersih. Melewatkan jadwal keramas justru dapat membuat minyak, kotoran, dan sisa produk rambut semakin menumpuk sehingga kondisi kulit kepala berpotensi memburuk.
Jodi LoGerfo, DNP, APRN, FNP-C, DCNP, dokter kulit dan ahli rambut di Orentreich Medical Group, dikutip dari Byrdie, menyarankan untuk mencuci rambut menggunakan sampo anti-ketombe setiap hari atau dua hari sekali. Jika kulit kepala berkeringat setelah beraktivitas, sebaiknya segera mencuci rambut dan kulit kepala agar keringat tidak terus menumpuk.
2. Gunakan sampo dengan kandungan yang tepat

ilustrasi perempuan mencoba produk hair care (pexels.com/cottonbro) Jika kulit kepala cenderung berminyak, bersisik, dan memiliki folikel yang tersumbat, sampo dengan kandungan ketokonazol bisa menjadi salah satu pilihan. Kseniya Kobets, MD, MHS, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari Byrdie, menyebut sampo ketokonazol 1 persen yang dijual bebas, atau ketokonazol 2 persen berdasarkan resep dokter, dapat digunakan untuk kondisi tersebut.
Sampo medis tersebut sebaiknya digunakan terutama pada bagian akar kulit kepala dan didiamkan selama sekitar lima menit sebelum dibilas. Kseniya Kobets, menyarankan memulainya sekitar satu kali seminggu karena ketokonazol maupun asam salisilat dapat membuat batang rambut menjadi kering dan rapuh jika digunakan secara berlebihan.
“Untuk seseorang dengan kulit kepala yang lebih berminyak, bersisik, dan memiliki pori-pori tersumbat, kamu dapat memulai dengan sampo Nizoral (ketokonazol 1 persen) yang dijual bebas atau mendapatkan ketokonazol 2 persen dengan resep dari dokter kulit,” ujarnya.
3. Coba eksfoliasi kulit kepala

ilustrasi menata rambut (pexels.com/rdne) Penumpukan sel kulit mati di sekitar folikel juga dapat menyebabkan penyumbatan. Karena itu, produk eksfoliasi yang mengandung asam hidroksi seperti asam salisilat atau asam glikolat dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membuka folikel yang tersumbat.
Menurut Joshua Zeichner, MD, dokter kulit bersertifikat dan direktur penelitian kosmetik di bidang dermatologi di Mount Sinai Medical Center, dikutip dari Byrdie, kandungan tersebut bekerja dengan melarutkan ikatan antarsel kulit sehingga sel kulit mati lebih mudah terlepas. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala agar tidak menyebabkan kekeringan atau iritasi.
“Asam-asam ini melarutkan ikatan antarsel kulit sehingga sel-sel tersebut dapat lebih mudah terlepas dari kulit. Dengan cara ini, asam tersebut membantu membuka pori-pori,” ujar Joshua.
4. Hindari terlalu sering menyentuh kulit kepala

ilustrasi perempuan menyisir rambut (pexels.com/polinatankilevitch) Ketika kulit kepala terasa gatal atau muncul benjolan, rasanya memang ingin terus menggaruk atau menyentuhnya. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memperparah iritasi dan berpotensi membawa lebih banyak kuman ke area yang sedang bermasalah.
Karena itu, usahakan untuk tidak terus-menerus menyentuh, menggaruk, atau menggosok kulit kepala. Hindari pula menarik atau memelintir rambut karena tindakan tersebut dapat semakin mengiritasi folikel.
5. Batasi pemakaian topi atau helm terlalu lama

ilustrasi perempuan memakai beanie (pexels.com/karolinagrabowska) Suhu panas dan keringat dapat memperburuk folikulitis maupun ketombe. Kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan ragi, seperti Malassezia furfur dan bakteri pada folikel rambut.
Penggunaan topi atau helm terlalu lama juga dapat memerangkap minyak dan bakteri di sekitar kulit kepala. Karena itu, gunakan topi atau helm seperlunya dan segera bersihkan kulit kepala setelah berkeringat.
6. Jangan asal menggunakan produk rambut

ilustrasi mengaplikasikan produk ke rambut (pexels.com/rdne) Minyak berlebih, sel kulit mati, dan sisa produk rambut juga dapat berkontribusi terhadap penyumbatan folikel. Bahkan, kulit kepala yang terlalu kering dapat mengalami penumpukan sel kulit mati yang kemudian mengganggu folikel rambut.
Untuk membantu mengurangi penumpukan, perhatikan kembali kandungan dalam produk yang digunakan sehari-hari. Kobets juga menyarankan untuk menghindari sampo yang mengandung silikon atau dimetikon dan menggunakan sampo berbahan asam salisilat secara bergantian dengan sampo biasa.
7. Hindari mengorek dan berhati-hati saat mencukur

ilustrasi memotong rambut di salon (pexels.com/nvoitkevich) Benjolan akibat folikulitis sebaiknya tidak dikorek atau dipencet karena tindakan tersebut dapat membuat area yang terdampak semakin luas dan terinfeksi. Jika kulit sudah mengalami luka terbuka, LoGerfo menyarankan penggunaan salep antibiotik pada area yang luas dan luka tersebut.
Jika kamu mencukur kepala, pastikan menggunakan pisau cukur yang baru dan bersih setiap kali. Menghentikan sementara aktivitas mencukur juga dapat membantu mengurangi iritasi pada kulit kepala yang sedang bermasalah.
Jadi, jangan buru-buru menganggap kulit kepala bermasalah hanya karena salah pilih sampo. Kenali tanda dan pemicunya, lalu rawat kulit kepala secara konsisten agar folikel rambut tetap sehat dan gak mengganggu pertumbuhan rambut.


![[QUIZ] Dari Kuis Upin & Ipin, Begini Cara Kamu Menyembunyikan Luka](https://image.idntimes.com/post/20250518/upin-dan-ipin-makan-ayam-goreng-cbddceae28d7270f1647ea5e556867db-72237c3a80a7b6098675e7776faadc3b.jpg)




![[INFOGRAFIS] Fenomena Job Hugging: Resign Enggan, Bertahan pun Segan](https://image.idntimes.com/post/20250412/woman-with-imposter-syndrome-side-view-23-2149729615-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-53acd4ac76020190c2fe7acfc2ca0343.jpg)

![[QUIZ] Dari Kuis Upin & Ipin, Apa yang Diam-diam Paling Kamu Takutkan?](https://image.idntimes.com/post/20250530/020467400-1609062500-whatsapp-image-2020-12-27-at-101456-am-87f35002d1686dda73e55d82638c9f56-7c43264ad74d3a4f7b7c773d3f75ec85.jpeg)





![[QUIZ] Dari Cara Kamu Berpikir, Ternyata Ini Sumber Overthinking-mu](https://image.idntimes.com/post/20250518/pexels-prolificpeople-30669342-2e200d7631513956cc911c6b0712fbd7.jpg)


![[QUIZ] Seberapa Jauh Pikiran Buruk Mengendalikan Dirimu?](https://image.idntimes.com/post/20221228/pexels-andrea-piacquadio-3784302-b8bac0077b69de900bb7fa0a9fedbf01-83710fb81ab9a72d8777bb2d6a8c4ee4.jpg)

