Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Rahasia Skincare "Hidrasi Maksimal" Saat Puasa, Kulit Anti Kusam

7 Rahasia Skincare "Hidrasi Maksimal" Saat Puasa, Kulit Anti Kusam
ilustrasi rutinitas skincare yang bisa menghidrasi maksimal saat puasa (pexels.com/PNW Production)
Intinya Sih
  • Artikel membahas pentingnya menjaga hidrasi kulit selama puasa karena tubuh kekurangan cairan yang bisa membuat wajah kusam, kering, dan kehilangan elastisitas alami.
  • Dijelaskan tujuh langkah skincare mulai dari pembersih lembut, toner, serum hyaluronic acid, pelembap sesuai jenis kulit, face mist, sunscreen, hingga sleeping mask untuk menjaga kelembapan optimal.
  • Penulis menekankan konsistensi rutinitas skincare serta asupan air cukup saat sahur dan berbuka agar kulit tetap segar, sehat, dan bercahaya sepanjang bulan Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjalani ibadah puasa kerap membuat tubuh kekurangan cairan, dan sayangnya, kulit jadi organ pertama yang menunjukkan tanda-tanda dehidrasi tersebut. Kamu mungkin mulai merasakan tekstur wajah yang lebih kasar, bersisik, atau bahkan terlihat sangat kusam saat bercermin di siang hari. Itulah sebabnya, menerapkan rutinitas skincare yang bisa menghidrasi maksimal saat puasa bakal jadi langkah krusial agar penampilanmu tetap segar dan glowing meski sedang menahan haus.

Perubahan pola makan dan jam tidur selama bulan Ramadan secara gak langsung memengaruhi elastisitas serta kelembapan alami kulitmu. Tanpa asupan air yang cukup selama belasan jam, lapisan pelindung kulit atau skin barrier bisa melemah dan memicu berbagai masalah baru. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan penyesuaian pada produk perawatan harianmu agar kelembapan tetap terkunci di dalam pori-pori dengan melakukan urutan skin care ini. 


1. Mulailah dengan pembersih wajah yang lembut dan non-stripping

ilustrasi membersihkan wajah
ilustrasi membersihkan wajah (pexels.com/Ron Lach)

Langkah yang paling mendasar adalah memilih pembersih wajah yang gak memberikan efek "tertarik" setelah dibilas. Kamu sebaiknya menghindari sabun cuci muka yang mengandung SLS atau alkohol tinggi karena dapat mengikis minyak alami kulit yang sangat dibutuhkan saat puasa. Pilihlah tekstur milk cleanser atau low pH gel cleanser yang mampu membersihkan kotoran tanpa merusak kelembapan asli wajahmu. Dengan menjaga kelembapan sejak tahap awal, kulit kamu akan jauh lebih siap menerima tahapan produk perawatan selanjutnya dengan lebih efektif.


2. Gunakan hydrating toner untuk menyeimbangkan pH kulit

ilustrasi toner wajah (pexels.com/Victografi)
ilustrasi toner wajah (pexels.com/Victografi)

Setelah mencuci muka, jangan biarkan kulitmu kering terlalu lama sebelum mengaplikasikan hydrating toner. Produk ini berfungsi untuk mengembalikan tingkat pH kulit sekaligus memberikan "minuman" pertama bagi sel-sel kulit yang kehausan. Kamu bisa mencoba teknik layering atau menggunakan beberapa lapis toner jika merasa kulitmu sangat kering di area pipi atau dahi. Pastikan toner yang kamu pilih kaya akan kandungan air dan nutrisi agar kulit terasa lebih kenyal dan terlihat jauh lebih sehat seketika, ya.


3. Aplikasikan serum hyaluronic acid untuk mengunci kelembapan

ilustrasi serum wajah (pexels.com/KoolShooters)
ilustrasi serum wajah (pexels.com/KoolShooters)

Serum dengan kandungan Hyaluronic Acid menjadi pahlawan utama dalam misi hidrasi ini karena kemampuannya mengikat molekul air hingga berkali-kali lipat beratnya sendiri. Kamu cukup memakai beberapa tetes saja pada wajah yang masih agak lembap setelah toner untuk hasil yang paling optimal. Kandungan ini bekerja seperti spons yang menarik kelembapan ke lapisan kulit terdalam sehingga wajahmu gak akan terlihat layu meski di bawah terik matahari. Rutin memakai serum ini akan membuat tekstur kulitmu terasa lebih halus dan meminimalisir munculnya garis halus akibat dehidrasi, lho.


4. Pilih pelembap dengan tekstur yang tepat sesuai jenis kulit

ilustrasi menggunakan pelembap wajah (pexels.com/Antoni Shkraba)
ilustrasi menggunakan pelembap wajah (pexels.com/Antoni Shkraba)

Pelembap atau moisturizer bertugas sebagai segel yang mengunci seluruh rangkaian nutrisi yang telah kamu aplikasikan sebelumnya. Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak, pilihlah tekstur gel-cream yang ringan, sedangkan untuk kulit kering, tekstur rich cream akan jauh lebih membantu. Pelembap yang baik wajib mengandung bahan emollient atau occlusive untuk mencegah terjadinya penguapan kadar air dari permukaan kulit selama kamu beraktivitas. Jangan lupa aplikasikan hingga ke area leher agar seluruh bagian kulitmu mendapatkan perlindungan hidrasi yang merata, ya.


5. Andalkan face mist untuk hidrasi on-the-go di siang hari

ilustrasi face mist kombucha (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
ilustrasi face mist kombucha (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Saat memasuki jam-jam kritis di siang hari, kulit biasanya mulai terasa kencang dan gak nyaman akibat udara AC atau cuaca panas. Kamu bisa mengandalkan face mist yang praktis untuk memberikan sensasi dingin dan hidrasi instan tanpa harus merusak riasan wajah yang kamu gunakan. Pastikan kamu memilih face mist yang gak mengandung pewangi berlebih agar tak menimbulkan iritasi pada kulit yang sedang sensitif saat puasa. Semprotkan dengan jarak sekitar 15-20 cm dari wajah, lalu tepuk-tepuk perlahan agar butiran airnya meresap sempurna ke dalam pori-pori, ya.


6. Jangan pernah melewatkan sunscreen untuk proteksi maksimal

ilustrasi tabir surya sunscreen (unsplash.com/BATCH by Wisconsin Hemp Scientific)
ilustrasi tabir surya sunscreen (unsplash.com/BATCH by Wisconsin Hemp Scientific)

Sinar matahari menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat penguapan kadar air di kulit dan merusak kolagen. Kamu tetap wajib menggunakan sunscreen minimal SPF 30 meski hanya beraktivitas di dalam ruangan atau saat merasa lemas menjalani puasa. Paparan sinar UV tanpa perlindungan akan membuat kulitmu semakin kering, memicu flek hitam, dan membuatnya terlihat jauh lebih tua dari usia aslinya. Gunakan takaran dua jari untuk perlindungan wajah yang menyeluruh dan pastikan untuk melakukan re-apply setiap beberapa jam sekali.


7. Gunakan sleeping mask sebagai langkah penutup di malam hari

ilustrasi menggunakan masker wajah (pexels.com/SHVETS production)
ilustrasi menggunakan masker wajah (pexels.com/SHVETS production)

Malam hari setelah berbuka dan sebelum tidur menjadi waktu emas bagi kulit untuk melakukan regenerasi sel secara mandiri. Kamu bisa menambahkan penggunaan sleeping mask sebagai langkah terakhir untuk memberikan nutrisi ekstra yang lebih intens daripada pelembap biasa. Produk ini akan bekerja semalaman saat kamu tidur, memastikan kamu bangun dengan wajah yang tampak cerah dan terhidrasi dengan baik saat waktu sahur tiba. 

Menjaga kesehatan kulit selama bulan Ramadan memang membutuhkan disiplin ekstra, tapi hasilnya tentu akan sebanding dengan penampilanmu yang tetap segar dan bercahaya. Jangan lupa untuk tetap mengimbangi asupan air minum yang cukup saat berbuka dan sahur agar penerapan skincare yang bisa menghidrasi ini memberikan hasil yang benar-benar optimal dari dalam maupun luar. Dengan konsistensi melakukan langkah-langkah di atas, kamu bisa menjalani ibadah dengan penuh percaya diri tanpa perlu khawatir lagi akan masalah kulit kering atau kusam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More