Amir Nasional Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), Zaki Firdaus Syahid, saat wawancara bersama IDN Times dalam program Ngobrol Seru, Jumat (12/6/2026). (dok. YouTube/IDN Times)
Kendati, Zaki menyebut, masyarakat yang ingin mengenal Ahmadiyah dapat memperoleh informasi langsung dari anggota Ahmadiyah melalui ruang dialog dan perjumpaan.
“Kami mengharap kepada pemerintah dan juga kelompok-kelompok masyarakat, serta masyarakat umum kalau ingin mengenal Ahmadiyah tentu harus bertanya langsung kepada Ahmadiyah, bukan kepada pihak-pihak yang sebetulnya tidak ada kaitannya dengan Ahmadiyah,” ucapnya.
Zaki mengatakan, masjid-masjid Ahmadiyah terbuka bagi siapa saja yang ingin berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai Ahmadiyah, sehingga masyarakat dapat saling memahami tanpa harus menghakimi satu sama lain.
“Kami orang-orang Ahmadiyah sangat terbuka untuk menerima siapapun untuk bertemu dan juga untuk berdiskusi dan berdialog, tentu dalam cara-cara yang baik, dalam cara-cara yang positif, yang tujuannya bukan untuk menghakimi atau untuk merusak ya, tetapi lebih kepada bagaimana kita bertukar pikiran,” kata Zaki.