Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Alhamdulillah, 21-23 September 2026 Sebagian Wilayah RI Diprediksi Hujan

3 min read
Alhamdulillah, 21-23 September 2026 Sebagian Wilayah RI Diprediksi Hujan
Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG. (bmkg.go.id)
  • BMKG memperingatkan hujan sedang hingga lebat di banyak wilayah Indonesia pada 21-23 September 2026, dengan risiko genangan, luapan sungai, banjir bandang, dan longsor.

  • Angin kencang berpotensi melanda Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sulawesi Utara, sehingga warga diminta menghindari pohon serta papan reklame saat cuaca buruk.

  • Kabupaten Bogor berstatus waspada hujan pada 21-22 September; BMKG meminta masyarakat tetap memantau peringatan resmi dan mengantisipasi perubahan cuaca lokal meski musim kemarau dominan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di Indonesia periode 21-22 September 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga deras, sementara beberapa daerah menghadapi potensi angin kencang.

BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan, hingga pohon tumbang yang dapat terjadi ketika hujan deras dan angin kencang melanda. Berikut informasi yang diunggah BMKG di akun Instagram.

  1. 1. Wilayah di Indonesia berstatus waspada hujan sedang hingga deras

    Terbaru BMKG: Peringatan Dini Cuaca Indonesia 21-23 September 2026
    Ilustrasi pemantauan cuaca oleh BMKG. (IDN Times/Ayu Afria)

    Pada 21 September 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga deras di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.

    Pada 22 September, wilayah yang mendapat peringatan mencakup Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.

    Sementara, pada 23 September, BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga deras di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

    Potensi dampak dari status waspada ini yaitu bencana hidrometeorologi berupa genangan, luapan air sungai, dan longsor.

  2. 2. Angin kencang berpotensi di lima wilayah

    Terbaru BMKG: Peringatan Dini Cuaca Indonesia 21-23 September 2026
    Ilustrasi angin kencang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang. Pada 21 September, provinsi yang masuk peringatan angin kencang yakni, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sulawesi Utara. Pada 22 September, peringatan tersebut mencakup Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

    BMKG mengingatkan kondisi angin kencang saat cuaca buruk perlu diwaspadai, karena dapat meningkatkan risiko pohon atau dahan tumbang dan benda-benda di luar ruangan roboh. BMKG juga mengimbau masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame ketika cuaca buruk.

  3. 3. Kabupaten Bogor berstatus waspada pada 21-22 September 2026

    Terbaru BMKG: Peringatan Dini Cuaca Indonesia 21-23 September 2026
    ilustrasi Kabupaten Bogor (dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)

    Khusus wilayah Jabodetabek, informasi yang diunggah BMKG menunjukkan Kabupaten Bogor masuk status waspada hujan sedang hingga deras pada 21 dan 22 September 2026.

    Pada 23 September, BMKG tidak mencantumkan peringatan dini hujan maupun angin kencang untuk wilayah Jabodetabek dalam data infografis tersebut.

  4. 4. Masyarakat diminta tetap waspada meski musim kemarau

    Terbaru BMKG: Peringatan Dini Cuaca Indonesia 21-23 September 2026
    ilustrasi tanda peringatan (IDN Times/NRF)

    BMKG menyebut El Niño yang sangat kuat masih berdampak terhadap kondisi iklim Indonesia. Meski musim kemarau masih dominan di sejumlah wilayah, hujan dengan intensitas ringan hingga deras tetap dapat terjadi secara lokal akibat dinamika atmosfer.

    Karena itu, masyarakat tidak hanya perlu mengantisipasi cuaca panas dan kondisi kering, tetapi juga bersiap menghadapi perubahan cuaca secara cepat. BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui laman resmi BMKG.

    Selain itu, langkah mitigasi seperti menjaga kebersihan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan diharapkan dapat mengurangi dampak genangan air.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More