Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Bandara InJourney Airports Raih Penghargaan ENSIA 2026

3 min read
4 Bandara InJourney Airports Raih Penghargaan ENSIA 2026
Empat bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports meraih penghargaan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 dari PT SUCOFINDO (Persero). (dok. InJourney Airport)
  • Empat bandara InJourney Airports—Minangkabau, Banyuwangi, Adi Soemarmo, dan SAMS Sepinggan—meraih penghargaan ENSIA 2026 dari SUCOFINDO atas inovasi lingkungan dan sosial.

  • Bandara Minangkabau mendapat Platinum lewat PLTS 362,45 kWp, sementara Banyuwangi meraih Gold berkat desain green airport yang memanfaatkan pencahayaan serta sirkulasi udara alami.

  • Adi Soemarmo meraih Silver melalui pengelolaan sampah ekonomi sirkular, sedangkan SAMS Sepinggan mendapat Silver setelah mengoptimalkan chiller, penerangan terminal, dan penggunaan gedung perkantoran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Empat bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports meraih penghargaan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 dari PT SUCOFINDO (Persero).

Keempatnya yakni Bandara Minangkabau Padang, Bandara Banyuwangi, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi di bidang lingkungan dan sosial yang diterapkan di masing-masing bandara.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan aspek lingkungan dan sosial menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam mencapai tujuan menjadi operator bandara berkelas dunia.

“InJourney Airports memastikan bandara menerapkan praktik berkelanjutan, mencakup konservasi energi dan pelestarian lingkungan. Kami terus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan. Pembangunan dan operasional bandara juga memperhitungkan pengelolaan limbah untuk mendatangkan manfaat. “Kami berharap upaya ini dapat turut meningkatkan kontribusi sektor aviasi dalam mendukung program berkelanjutan nasional,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

  1. 1. Bandara Minangkabau raih Platinum Award

    Kantor PT Angkasa Pura Indonesia (API) atau InJourney Airports di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
    Kantor PT Angkasa Pura Indonesia (API) atau InJourney Airports di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

    Bandara Minangkabau Padang meraih Platinum Award kategori Efisiensi Energi melalui program Pengoperasian PLTS Atas dengan Skema Pembiayaan Sistem Sewa Alat.

    PLTS tersebut memiliki kapasitas terpasang 362,45 kWp yang dipasang di sejumlah bangunan, yakni atap terminal barat, terminal utara, gedung water supply, serta gedung Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF).

    Sementara itu, Bandara Banyuwangi meraih Gold Award pada kategori Efisiensi Energi melalui program Implementasi Efisiensi Energi Existing Building.

    Bandara Banyuwangi menerapkan desain dan arsitektur berkonsep green airport untuk mendorong efisiensi energi. Salah satunya melalui pemanfaatan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang membuat terminal penumpang tetap sejuk dan nyaman tanpa penyejuk udara.

  2. 2. Bandara Adi Soemarmo kelola sampah berbasis ekonomi sirkular

    Personel InJourney Airports yang siap membantu penumpang. (dok. InJourney)
    Personel InJourney Airports yang siap membantu penumpang. (dok. InJourney)

    Bandara Adi Soemarmo Solo meraih Silver Award kategori Pengelolaan Sampah melalui program pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular.

    Program tersebut mengintegrasikan pengelolaan sampah organik dan anorganik dalam satu sistem. Hasil pengolahan sampah kemudian dimanfaatkan kembali untuk mendukung operasional bandara, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), konservasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

  3. 3. Bandara SAMS Sepinggan optimalkan penggunaan energi

    Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Humas Angkasa Pura I)
    Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Humas Angkasa Pura I)

    Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan juga meraih Silver Award, kali ini pada kategori Efisiensi Energi melalui program Optimasi Waktu dan Kapasitas Utilitas.

    Salah satu penerapannya dilakukan dengan mengurangi jam operasional chiller. Perangkat tersebut dinyalakan satu jam sebelum penerbangan dibuka dan dimatikan satu jam sebelum penerbangan selesai.

    Penghematan energi juga dilakukan melalui optimasi penerangan di area terminal serta penonaktifan gedung perkantoran setiap Kamis dan Jumat melalui program work from airport. Mohammad R. Pahlevi mengatakan InJourney Airports terus meningkatkan program keberlanjutan setiap tahunnya.

    “Komitmen ini melalui laporan berkelanjutan tahunan atau sustainability report yang secara transparan mencatat rekam jejak perusahaan terkait sosial, lingkungan dan ekonomi, untuk menjadi dasar bagi kami dalam mengambil keputusan atau kebijakan tentang isu berkelanjutan. Penghargaan ENSIA mendukung pengungkapan program keberlanjutan melalui laporan sustainability reports dan mendukung program ESG,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

    Sustainability report InJourney Airports sebelumnya meraih Rating Platinum atau peringkat tertinggi pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More