Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto ingin meningkatkan kualitas buku ajar sekolah tingkat SD, SMP dan SMA. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, siswa Indonesia masih tertinggal dalam pelajaran matematika hingga bahasa Inggris.
Oleh karena itu, perlu ada peningkatan kualitas buku ajar. Untuk peningkatan tersebut, kata Prasetyo, Presiden Prabowo juga membandingkan kualitas buku ajar dengan negara ASEAN.
"Mengejar ketertinggalan di bidang sains dan teknologi, basic-nya adalah salah satu contohnya adalah matematika. Yang ketiga, untuk menghadapi kompetisi global, salah satu concern beliau (Presiden Prabowo) adalah kemampuan bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Inggris," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/8/2026).
