Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Evaluasi Kinerja Bahlil: Rapornya Memuaskan

Prabowo Evaluasi Kinerja Bahlil: Rapornya Memuaskan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peluncuran buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Jakarta, Jumat (7/8/2026) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memuaskan saat peluncuran buku tentang perjalanan hidup Bahlil di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
  • Prabowo menyebut dirinya sulit memberi nilai tinggi, dengan skor 91–92 sudah tergolong tinggi menurut standarnya dalam mengevaluasi pekerjaan bawahannya.
  • Prabowo memuji karier dan perjalanan hidup Bahlil sebagai inspirasi generasi muda, serta menekankan bahwa kesulitan hidup dapat membentuk pemimpin besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Evaluasi itu disampaikan saat Prabowo menghadiri peluncuran buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

"Pak Bahlil, teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari. Saya terus menilai ya pekerjaan beliau, dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," ujar Prabowo.

Prabowo mengaku sebagai sosok orang yang susah memberikan nilai tinggi. Sebab, kata Prabowo, nilai seratus hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

"Dan orang yang bekerja lama sama saya tahu bahwa saya ini termasuk susah kasih nilai. Karena apa? Seratus (100) itu milik Yang Maha Kuasa, 99 itu milik Presiden Republik Indonesia, 98 milik, saya ulangi lah, nanti secara konstitusi saya salah, 99 dimiliki oleh MPR RI, 98 dimiliki oleh Presiden Republik Indonesia, 97 dimiliki oleh DPR RI. Jadi kalau dapat nilai 91-92, sudah tinggi itu," kata dia.

Dalam pidatonya, Prabowo memuji sepak terjang Bahlil hingga memiliki karier yang bagus. Menurutnya, hal itu bisa menjadi inspirasi generasi muda.

"Saya kira karier beliau (Bahlil), sepak terjang beliau, kehidupan beliau bisa menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, ada dua pendapat mengenai pemimpin yang dikategorikan besar. Pertama, pemimpin yang dilahirkan. Kedua, pemimpin yang dibesarkan.

"Dua-duanya menurut saya hampir sama. Ada orang yang dilahirkan sudah dalam keadaan yang, katakanlah, sudah mapan, sudah kaya, dari keluarga yang kuat. Ada yang dilahirkan dari keluarga yang kehidupannya sederhana atau sangat sulit," kata dia.

Prabowo menyampaikan, orang yang hidup dalam kondisi berat dan penuh rintangan, bisa saja menjadi pemimpin hebat dan besar.

"Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak menghadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan ndak jadi pemimpin. Itu kenyataan," imbuh Prabowo.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More