Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, mengatakan, bantuan yang dikirim TNI AD untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berupa perangkat Starlink untuk akses internet warga. Selain itu TNI AD juga mengirim sekop, toren air, hingga cangkul.
Menurut Maruli, hal itu dilakukan karena bantuan seperti alat komunikasi sering kali terlewat. Saat ini, kata dia, sudah banyak juga pihak-pihak yang mengirim bantuan logistik untuk para korban.
"Semua sudah berjalan (pemberian bantuan) dari semua angkatan dan kementerian. Mereka sudah kirim logistik. Dari TNI AD, kami berikan alat komunikasi Starlink, lalu toren air, cangkul hingga sekop. Kadang-kadang orang lupa masalah hal kecil," kata Maruli di Istana Kepresidenan usai mengikuti upacara pengibaran bendera di HUT ke-81 RI pada Senin (17/8/2026).
Dia mengatakan, karena bantuan sudah mulai tiba di NTT, maka pekerjaan selanjutnya yakni distribusi bantuan tersebut.
"Bagaimana menyambungkan komunikasi dengan menggunakan Starlink. Starlink-nya dipastikan harus berfungsi dan nyala. Sedangkan, untuk pembersihannya dibutuhkan cangkul, sekop dan tanki air. Nanti, kami siapkan di sana," kata dia.
Namun, mantan Pangkostrad itu tak menyebut berapa jumlah Starlink, cangkul, sekop hingga tanki air yang dikirim ke NTT.
Sementara, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT per Senin sudah bertambah menjadi 54 jiwa. Selain itu, puluhan mengalami luka dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, mengatakan, pihaknya dan tim gabungan terus bergerak untuk menembus ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi.
