Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

105 Jasad Warga Palestina Dievakuasi dari Reruntuhan Gaza

3 min read
105 Jasad Warga Palestina Dievakuasi dari Reruntuhan Gaza
pemandangan Gaza yang luluh lantak akibat serangan Israel (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)
  • Tim Pertahanan Sipil Gaza mengevakuasi 105 jasad dari reruntuhan kawasan Al-Taj dan Yarmouk Square setelah pencarian 17 hari, berkoordinasi dengan komite Mesir.
  • Korban berasal dari serangan udara Israel pada 25 Oktober 2023 yang menghancurkan gedung dan permukiman; penyintas memperkirakan sekitar 300 orang tewas, dengan banyak jasad masih tertimbun.
  • Data resmi mencatat sekitar 8.000 jasad masih tertimbun di Gaza, sementara Kementerian Kesehatan melaporkan 1.431 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata Oktober 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Tim Pertahanan Sipil Gaza, pada Rabu (30/9/2026), mengatakan bahwa sebanyak 105 jasad warga Palestina telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Gaza. Operasi pencarian tersebut berlangsung selama 17 hari dengan berkoordinasi dengan sebuah komite Mesir.

Dilansir Al Jazeera, para korban tewas dalam serangkaian serangan udara Israel, yang meratakan gedung Al-Taj 3 berlantai tujuh dan menghancurkan sejumlah bangunan tempat tinggal lainnya di kawasan Yarmouk Square pada 25 Oktober 2023. Sedikitnya 20 bom dijatuhkan pada hari itu.

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil mengatakan bahwa jasad-jasad tersebut akan dimakamkan di pemakaman Sheikh Radwan, di sebelah barat laut Kota Gaza, pada Kamis (1/10/2026).

  1. 1. Korban tewas diperkirakan capai 300 orang

    serangan Israel di Jalur Gaza
    serangan Israel di Jalur Gaza (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)

    Dilansir Anadolu, sejumlah keluarga tampak berkumpul di kawasan Al-Taj untuk mengidentifikasi dan mengucapkan salam perpisahan kepada kerabat mereka yang meninggal. Salah satunya adalah Taghreed Al-Hanawi. Putrinya, seorang dokter bernama Alia Ramzi Al-Hanawi, tewas bersama suami dan keempat anaknya, dalam serangan Israel.

    “Seluruh anggota keluarga mereka telah terhapus dari catatan sipil. Hari ini luka itu kembali terbuka, tetapi akhirnya saya bisa memeluk jasad mereka dan memakamkannya dengan layak,” kata Al-Hanawi.

    Fawaz Ziyara, kerabat korban sekaligus penyintas di kawasan tersebut, memperkirakan sekitar 300 orang tewas saat bangunan tempat tinggal itu dihantam serangan Israel. Menurutnya, masih banyak korban yang tertimbun di bawah reruntuhan.

  2. 2. Salah satu operasi pencarian jenazah terbesar sejak dimulainya perang di Gaza

    kehancuran di Jalur Gaza akibat serangan militer Israel
    kehancuran di Jalur Gaza akibat serangan militer Israel (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)

    Koresponden Al Jazeera, Ibrahim Khalili, mengatakan bahwa berdasarkan jumlah jenazah yang berhasil ditemukan, operasi pencarian kali ini merupakan yang terbesar kelima sejak Israel melancarkan perang genosida di Gaza pada Oktober 2023.

    Direktur Operasi Pertahanan Sipil, Abdul al-Majdalawi, mengatakan bahwa mustahil bagi tim mereka untuk menjangkau jenazah-jenazah tersebut saat serangan terjadi.

    "Buldoser, ekskavator, dan alat berat lainnya yang digunakan oleh tim pertahanan sipil di Gaza menjadi sasaran serangan secara langsung dan sengaja," ujarnya.

    Data resmi menunjukkan bahwa sekitar 8 ribu jasad warga Palestina masih tertimbun di bawah reruntuhan di berbagai wilayah Gaza. Sejumlah lokasi yang masih sulit dijangkau dan keterbatasan alat berat menjadi kendala utama dalam menemukan dan mengevakuasi jenazah, dikutip Press TV.

  3. 3. 1.431 warga Palestina di Gaza tewas sejak gencatan senjata

    serangan Israel di Jalur Gaza
    serangan Israel di Jalur Gaza (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

    Sementara itu, serangan Israel masih terus berlanjut meski adanya kesepakatan gencatan senjata yang berlaku pada Oktober 2025. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 1.431 warga Palestina telah terbunuh dan 5.026 lainnya sejak gencatan senjata dimulai.

    Secara keseluruhan, perang genosida Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74 ribu warga Palestina dan melukai lebih dari 175 ribu lainnya. Serangan Israel juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut dan memaksa warga hidup dalam pengungsian dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More