Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BEM UI Akan Gelar Demo di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Rebut Kemerdekaan
Aliansi BEM UI di Aksi Simbolik Matinya Reformasi Polri di depan Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • BEM UI akan menggelar aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Jakarta, pada 18 Agustus 2026, sehari setelah seremoni kenegaraan.
  • Ketua BEM UI menilai Indonesia menghadapi krisis kedaulatan, ketidakadilan hukum, pembungkaman suara rakyat, serta minimnya pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan gratis.
  • Aksi membawa delapan tuntutan, termasuk pemberantasan KKN, reforma agraria, penurunan harga pokok dan BBM, evaluasi PSN, otonomi daerah, pemulihan bencana, serta penghentian represivitas aparat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin

Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan membenarkan rencana aksi #MerebutKemerdekaan dan menyampaikan kritik terhadap pemerintahan.

Selasa

BEM UI akan menggelar demonstrasi bertema #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Jakarta Selatan, dengan delapan tuntutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BEM UI berencana menggelar demonstrasi bertema #MerebutKemerdekaan dengan delapan tuntutan, termasuk penghentian KKN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta penghentian represivitas di ruang sipil.
  • Who?
    BEM UI akan menggelar aksi. Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan membenarkan rencana tersebut dan menyampaikan tuntutan serta seruan kepada mahasiswa, buruh, petani, guru, pedagang, dan warga.
  • Where?
    Aksi direncanakan berlangsung di Bundaran HI, Jakarta Selatan.
  • When?
    Demonstrasi dijadwalkan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Rencana aksi dikonfirmasi Yatalathof Ma'shum Imawan pada Senin, 17 Agustus 2026.
  • Why?
    BEM UI menyatakan aksi digelar untuk mempertanyakan kondisi kedaulatan, keadilan, kemakmuran, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, serta ruang sipil yang dinilai bermasalah.
  • How?
    BEM UI akan turun ke jalan dan menyuarakan delapan tuntutan. Ketua BEM UI juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jakarta atas potensi kemacetan selama aksi berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BEM UI mau demo di Bundaran HI, Jakarta, pada 18 Agustus 2026. Ketua BEM UI, Athof, bilang mereka membawa delapan permintaan. Mereka ingin harga barang turun, korupsi berhenti, dan rakyat didengar. Mereka juga minta bantuan cepat untuk Sumatra dan Flores. BEM UI minta maaf karena jalan mungkin macet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bakal menggelar demo dengan tema #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Jakarta Selatan pada Selasa (18/8/2026).

Rencana aksi ini dibenarkan oleh Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan.

“Sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan?” kata Athof dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times, Senin (17/8/2026).

Athof menilai, kedaulatan Indonesia saat ini digadaikan lewat perjanjian dagang yang tunduk pada kepentingan asing. Sementara di dalam negeri sendiri suara rakyat dibungkam dan pemuda-pemudi ditangkap sewenang-wenang.

BEM UI juga menyoroti hukum yang hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Selain itu, kemakmuran jadi ilusi ketika lapangan kerja langka, pendidikan dan kesehatan gratis yang dijanjikan konstitusi tak kunjung hadir, sementara kekayaan negeri ini menumpuk di segelintir tangan.

“Ini bukan sekadar krisis ekonomi. Ini krisis kedaulatan. Pemerintahan Prabowo-Gibran telah menunjukkan wajah kekuasaan yang gemar berpidato tentang kedaulatan, tapi lupa menegakkannya,” ujar dia.

Republik yang dijanjikan berdaulat, adil, dan makmur, kini dinilai justru direduksi jadi slogan tahunan tanpa substansi. Aparat juga sibuk mengamankan kekuasaan ketimbang mengamankan hak rakyat untuk didengar.

“Kepada warga Jakarta, kami mohon maaf atas kemacetan besok. Namun ingat, kemacetan lalu lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan yang dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun dan terus memburuk,” ujar dia.

Berikut delapan poin tuntutan BEM UI yang bakal disuarakan!

1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri

2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)

3. Wujudkan reforma agraria sejati

4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP

6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah

7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana

8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

“Ini hanya awalan. Mahasiswa, buruh, petani, guru, pedagang, dan seluruh rakyat yang merasa republik ini sedang dikhianati cita-citanya sendiri, mari kita rebut kembali kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujar dia.

Kemerdekaan kata Athof, tidak akan diberikan oleh negara setiap tahun lewat upacara. Ia harus dijemput paksa oleh kekuatan rakyat yang bersatu.

“Pupus harapan bahwa kekuasaan akan berubah dengan sendirinya. Selama republik dibiarkan menjadi milik segelintir orang, kemerdekaan hanya akan menjadi kata dalam pidato. Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Hidup perempuan yang terus melawan! Merdeka!” ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article