Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BGN Investigasi Keracunan MBG Berastagi, Dapur Kena Suspend-Kepala SPPG Dicopot
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta (13/8/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • BGN akan menginvestigasi kasus keracunan di SMA Negeri 1 Berastagi.
  • Dapur SPPG yang mendistribusikan makanan ditangguhkan dan kepala SPPG dicopot.
  • Sejumlah siswa dibawa ke rumah sakit, sementara penerima manfaat akan dialihkan ke SPPG lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?
Vote Now
Selasa (12/8/2026)

Erdianta Sitepu membenarkan adanya kejadian di SMA Negeri 1 Berastagi saat dikonfirmasi.

Kamis (13/8/2026)

Sudaryono menyatakan BGN akan menginvestigasi kasus tersebut. Dapur SPPG akan ditangguhkan dan kepala SPPG dicopot.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?
Vote Now
  • What?
    Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Berastagi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
  • Who?
    BGN, Sudaryono, KPPG Medan, Erdianta Sitepu, SPPG, Ahli Gizi, Akuntan, Aslaf, mitra, dan siswa SMA Negeri 1 Berastagi terlibat dalam penanganan kejadian.
  • Where?
    Kejadian terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
  • When?
    Erdianta dikonfirmasi pada Selasa (12/8/2026). Sudaryono menyampaikan langkah investigasi pada Kamis (13/8/2026).
  • Why?
    Penyebab pasti kejadian masih mengumpulkan informasi lebih lanjut oleh KPPG Medan.
  • How?
    Siswa dilarikan ke rumah sakit. Dapur ditangguhkan, kepala SPPG dicopot, pemeriksaan dilakukan, dan penerima manfaat dialihkan ke SPPG lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?
Vote Now

Sejumlah kakak di SMA Negeri 1 Berastagi sakit setelah makan makanan MBG dan dibawa ke rumah sakit. Sudaryono dari BGN bilang dapurnya dihentikan dulu dan kepala SPPG dicopot. KPPG Medan juga sedang mencari tahu penyebabnya. Makanan untuk penerima manfaat nanti akan diberikan oleh SPPG lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?
Vote Now

Langkah penangguhan dapur, pencopotan kepala SPPG, dan pemeriksaan terhadap pihak yang terlibat menunjukkan adanya tindak lanjut atas kejadian di SMA Negeri 1 Berastagi. Pengalihan penerima manfaat ke SPPG lain juga menjaga agar penerima makanan tetap memperoleh layanan selama dapur penyedia disuspensi, seraya data penyebabnya masih dikumpulkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, memastikan akan melakukan investigasi terhadap kasus keracunan di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Ia menyebut, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan ditangguhkan dan kepala SPPG langsung dicopot.

"Pokoknya kita cek, dapur kita suspend, kemudian kepala SPPG-nya kita copot, kita investigasi, kemudian kalau perlu kalau dia memang secara ada kesengajaan unsur ini unsur itu ya, SPPG kalau perlu kita pecat, dapurnya kita tutup permanen," kata dia saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

1. Murid keracunan usai menyantap MBG

SPPG menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Berastagi diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG. Para siswa tersebut saat ini dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Erdianta Sitepu, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya, di SMA 1 terakhir kak," ujar Erdianta kepada IDN Times saat dikonfirmasi, Selasa (12/8/2026).

2. Dapur penyedia MBG disuspensi

SPPG Palmerah menyiapkan paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Terkait kejadian ini, KPPG Medan akan memberikan sanksi kepada dapur penyedia makanan.

"Kalau dapur pasti disuspensi. Ini KPPG Medan sedang menerbitkan nota dinas untuk suspensi dapur tersebut," kata Erdianta.

Setelah suspensi, BGN akan memeriksa seluruh pihak terkait. Pemeriksaan akan menyasar SPPG, ahli gizi, akuntan, asisten lapangan, dan mitra yang terlibat dalam penyediaan makanan.

"Penerima manfaat yang sebelumnya diberikan oleh SPPG itu, nanti akan dialihkan ke SPPG lain. Jadi artinya jangan sampai ketika yang disuspensi, penerima manfaat yang harusnya mendapatkan makanan itu menjadi tidak terima lagi ke depan setelah dia disuspensi," ujarnya.

3. KPPG masih mengumpulkan data dan informasi terkait penyebabnya

SPPG Simpang Selayang 1 Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Erdianta menambahkan, pihaknya masih mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait penyebab pasti keracunan MBG. Jika sudah ada data yang lebih pasti, KPPG Medan akan segera menyampaikan.

Sampaikan pilihanmu soal penanganan kasus MBG

Apakah langkah penanganan keracunan MBG sudah tepat?

See More
Sudah tepat
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Perlu langkah lain

Curated For You

Editorial Team

Related Article