Calon Hakim Agung Dwiarso Budi Santiarto saat Fit and Proper Test Calon Hakim Agung , Senin (20/9/2021). (youtube.com/Komisi III DPR RI Channel)
Selain itu, Dwiarso menyebutkan seorang hakim harus akuntabel atau dapat dipertanggung jawabkan. Dia mengatakan akuntabilitas seorang hakim bukan hanya sekadar mengunggah putusan ke direktori putusan.
"Akuntabilitas itu masyarakat bisa menilai, bisa melihat, menilai bagaimana persidangan itu dilaksanakan," jelasnya.
Dalam menjatuhkan vonis, Dwiarso mengatakan, harus dengan pertimbangan. Menjatuhkan vonis tidak bisa dilakukan dengan sewenang-wenang, termasuk kasus Ahok dulu.
"Jadi ini yang sering dikritisi oleh masyarakat bahwa hakim itu harus, putusannya harus akuntabel. Betul, walau pun kita mandiri, ini tidak sewenang-wenang. Ada batasan-batasan bahwa inilah yang harus dilakukan oleh hakim, jadi harus akuntabel keputusannya," kata Dwiarso.