59 Penerbangan Thai Airways Dibatalkan, Ribuan Koper Menumpuk

Thai Airways membatalkan total 59 penerbangan sejak banjir melanda Bangkok pada 26 September.
Sekitar 5.600 bagasi terdampak setelah banjir menghambat akses ratusan pekerja menuju bandara.
Maskapai masih menangani penumpukan bagasi dan belum menetapkan waktu operasional kembali normal.
Jakarta, IDN Times - Thai Airways International kembali membatalkan 37 penerbangan domestik dan internasional hingga Kamis (1/10/2026). Pembatalan dilakukan ketika maskapai masih berupaya mengatasi penumpukan ribuan bagasi di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok.
Pembatalan terbaru diumumkan melalui laman Facebook resmi Thai Airways pada Selasa (29/9/2026) malam. Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah Direktur Utama Thai Airways Chai Eamsiri meminta maaf kepada para penumpang atas keluhan mengenai keterlambatan bagasi yang berlangsung selama berhari-hari.
Sejumlah penumpang yang merespons pengumuman tersebut mengungkapkan kekhawatiran penerbangan mereka ikut terdampak. Penumpang lainnya juga meminta informasi terbaru mengenai bagasi mereka yang belum ditemukan atau diterima.
Sejak banjir mulai melanda Bangkok pada 26 September, Thai Airways telah membatalkan 59 penerbangan berdasarkan pengumuman di media sosial maskapai. Sejumlah penerbangan lainnya juga mengalami keterlambatan.
1. Penumpukan 5.600 bagasi akibat banjir

Ribuan koper penumpang Thai Airways menumpuk di Bandara Suvarnabhumi, Thailand. (AFP) Banjir di Bangkok dan wilayah sekitarnya selama akhir pekan mengganggu proses penanganan bagasi di bandara. Sekitar 5.600 bagasi terdampak setelah ratusan pekerja tidak dapat masuk kerja di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang.
Kondisi tersebut kemudian menyebabkan penumpukan bagasi dan mengganggu operasional penerbangan Thai Airways. Maskapai masih berupaya mengurangi antrean bagasi yang tertunda sambil menangani penerbangan yang terdampak.
Sejumlah penumpang bahkan menggambarkan kondisi di area pengambilan bagasi Bandara Suvarnabhumi setelah penerbangan dari luar negeri. Sekelompok penumpang Thailand yang tiba dari Chengdu, China, mengatakan kepada Bangkok Post bahwa orang-orang yang menunggu bagasi terlihat seperti ‘zombie’.
Namun, kelompok tersebut akhirnya menerima bagasi mereka setelah menunggu sekitar 40 menit. Di sisi lain, sejumlah penumpang lain masih meminta informasi mengenai keberadaan bagasi mereka melalui kanal komunikasi maskapai.
2. Puluhan penerbangan internasional dibatalkan

Pesawat Airbus A340-541 milik Thai Airways International yang terparkir di Bandara Suvarnabhumi Bangkok di Thailand. (commons.wikimedia.org/Mike Powell) Pembatalan tambahan mencakup lima penerbangan internasional pada Selasa. Rute yang terdampak antara lain penerbangan menuju Dhaka, Seoul, Bengaluru, Sapporo, dan New Delhi.
Pada Rabu (30/9/2026), Thai Airways membatalkan tujuh penerbangan domestik menuju Phuket, Chiang Mai, Khon Kaen, Ubon Ratchathani, dan Udon Thani.
Maskapai juga membatalkan 21 penerbangan internasional pada hari ini. Sejumlah rute yang terdampak meliputi Munich, Brussels, Kopenhagen, Zurich, Amsterdam, London, Hong Kong, Frankfurt, Taipei, Osaka, Seoul, Tokyo, Kuala Lumpur, Singapura, New Delhi, Mumbai, Sydney, dan Manila.
Sementara itu, empat penerbangan menuju Paris, Brussels, Milan, dan Stockholm yang berangkat besok turut dibatalkan. Dengan tambahan tersebut, total pembatalan sejak gangguan akibat banjir dimulai mencapai 59 penerbangan.
3. Thai Airways belum pastikan operasi normal

potret pesawat THAI Airways (unsplash.com/Bornil Amin) Direktur Utama Thai Airways Chai Eamsiri sebelumnya menyampaikan permintaan maaf kepada para penumpang di tengah meningkatnya keluhan mengenai keterlambatan bagasi. Permintaan maaf tersebut disampaikan ketika maskapai berupaya mengatasi dampak gangguan operasional di bandara.
Thai Airways masih melakukan berbagai upaya untuk mengosongkan penumpukan bagasi. Namun, maskapai belum memberikan jadwal kapan seluruh operasional akan kembali normal.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang masih menghadapi ketidakpastian mengenai penerbangan maupun bagasi mereka. Penumpang juga terus memantau pengumuman terbaru dari maskapai terkait penerbangan yang berpotensi terdampak.
Hingga saat ini, Thai Airways belum menetapkan waktu kapan operasional penerbangan dan penanganan bagasi akan sepenuhnya kembali seperti semula. Maskapai masih berfokus membersihkan penumpukan bagasi yang terjadi setelah banjir mengganggu akses para pekerja menuju bandara.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















