Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cegah Trauma Berlanjut, Kemenkes Kerahkan Psikolog ke Lokasi Bencana

Kementrian kesehatan kerahkan psikolog klinis untuk tangani trauma korban bencana (dok. Kementrian Kesehatan)
Kementrian kesehatan kerahkan psikolog klinis untuk tangani trauma korban bencana (dok. Kementrian Kesehatan)
Intinya sih...
  • Psikolog memberikan pendampingan psikososial kepada korban bencana, terutama anak-anak.
  • Pemulihan kesehatan jiwa melalui kolaborasi dengan tokoh publik dan lintas sektor untuk membangun lingkungan pengungsian yang positif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan, pendekatan pemulihan kesehatan jiwa pada korban bencana Sumatra penting untuk mencegah trauma berkepanjangan pada korban.

Hal ini menyusul banyaknya korban, terutama anak-anak, yang mengalami trauma akibat kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal.

“Yang kita beresin bukan hanya kesehatan fisik, tapi juga kesehatan jiwanya,” kata Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari keterangan pers, Jumat, (9/1/2026).

1. Psikolog ditugaskan untuk memberikan pendampingan psikososial

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)
Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Dalam setiap pengiriman tenaga kesehatan, Kemenkes turut menyertakan sekitar 30 hingga 35 psikolog klinis. Mereka bertugas memberikan pendampingan psikososial kepada korban yang terdampak.

Para psikolog tersebut melaksanakan berbagai kegiatan pemulihan mental, seperti bercerita, bermain, dan aktivitas interaktif lainnya. Kegiatan ini khususnya difokuskan bagi anak-anak di lokasi pengungsian agar mereka kembali merasa aman dan nyaman.

2. Pemulihan kesehatan jiwa dilakukan melalui kolaborasi dengan tokoh publik

Program pendampingan dan trauma healing bagi anak-anak di Desa Menanggini, Kabupaten  Aceh Tamiang. (Dok. Telkom)
Program pendampingan dan trauma healing bagi anak-anak di Desa Menanggini, Kabupaten Aceh Tamiang. (Dok. Telkom)

Tak hanya itu, upaya ini juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor serta melibatkan tokoh publik.

Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan figur publik ini diharapkan dapat membantu membangun suasana lingkungan pengungsian yang lebih mendukung dan positif bagi proses pemulihan psikologis para korban.

3. Integrasi dengan layanan kesehatan fisik

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)
Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Sementara, pemulihan kesehatan mental dilaksanakan secara paralel dengan pemulihan layanan kesehatan fisik. Menurut Budi, Integrasi ini bertujuan agar masyarakat terdampak dapat bangkit secara menyeluruh.

“Perhatian terhadap kesehatan jiwa dapat mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak,” kata Budi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Demo soal Ekonomi Meluas, Iran Padamkan Jaringan Internet

09 Jan 2026, 23:10 WIBNews