Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Truk molen tabrak warga yang berada di Halte Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Bekasi, Minggu sore, menabrak 12 orang yang sedang menunggu bus di halte; enam korban meninggal di lokasi.

  • Enam korban tewas terdiri dari empat perempuan dewasa dan dua anak perempuan; enam lainnya mengalami luka-luka, termasuk tiga anak laki-laki serta tiga pria dewasa.

  • Truk diduga mengalami kegagalan rem saat melintasi turunan jembatan dekat Universitas BSI. Sopir berinisial T, 58 tahun, telah diamankan dan masih berstatus saksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (1/11/2026)

Truk molen kehilangan kendali sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, lalu menabrak 12 orang di halte. Enam korban meninggal di lokasi dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Senin (2/11/2026)

Kapolres Metro Bekasi Kota menyatakan status sopir truk dapat dinaikkan menjadi tersangka apabila bukti mencukupi.

Saat ini

Sopir truk berinisial T, 58 tahun, telah diamankan dan masih diperiksa di Mapolres Metro Bekasi Kota dengan status saksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Truk molen menghantam 12 orang yang sedang menunggu bus di halte, menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya.
  • Who?
    Enam korban meninggal adalah Siti Nurlatifah, Siti Habibah, Adhisa Raja Shafia, Ana Khairunisa, Soemiyati, dan Aqila Malaika Aishwa. Sopir truk berinisial T, 58 tahun, masih berstatus saksi.
  • Where?
    Kecelakaan terjadi di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, tepatnya di depan Universitas BSI saat truk melintasi turunan jembatan.
  • When?
    Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB pada Minggu, 1 November 2026. Sopir truk masih diperiksa di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Senin, 2 November 2026.
  • Why?
    Berdasarkan keterangan sopir dan saksi, truk diduga tidak dapat dikendalikan karena mekanisme pengeremannya tidak berfungsi saat melintasi turunan jembatan.
  • How?
    Truk dari arah Universitas Islam 45 menuju Rawa Panjang sempat mencoba berhenti dengan menabrak tembok gerbang Universitas BSI, tetapi gagal lalu menghantam halte.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Truk molen menabrak orang-orang yang sedang menunggu bus di halte di Bekasi. Enam orang meninggal, termasuk dua anak kecil. Enam orang lain terluka. Polisi membawa sopir truk, T, umur 58 tahun, untuk diperiksa. Katanya rem truk tidak berfungsi saat turun dari jembatan. Polisi masih mencari tahu apakah sopir bersalah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tragedi yang menimbulkan banyak korban, penanganan awal menunjukkan adanya upaya untuk mengungkap peristiwa secara cermat. Polisi telah mengamankan dan memeriksa sopir, sembari menilai bukti sebelum menentukan status hukum. Keterangan mengenai dugaan rem bermasalah serta usaha sopir menghentikan truk juga menjadi bagian penting dari pemeriksaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk molen terjadi di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore. Peristiwa itu mengakibatkan 12 orang yang berada di halte menjadi korban.

Dari 12 korban tersebut, 6 di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian. Berikut daftar nama korban kecelakaan truk molen di Bekasi.

1. Daftar korban meninggal dunia dan luka-luka

Truk molen tabrak warga yang berada di Halte Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Berikut daftar nama korban jiwa:

1. Siti Nurlatifah, perempuan, 38 tahun

2. Siti Habibah, perempuan, 47 tahun

3. Adhisa Raja Shafia, perempuan, 5 tahun

4. Ana Khairunisa, perempuan, 13 tahun

5. Soemiyati, perempuan, 52 tahun

6. Aqila Malaika Aishwa, perempuan, 5 tahun

Korban luka-luka:

1. Nurjamilah, perempuan, 44 tahun

2. Mohammad Maulana, laki-laki, 32 tahun

3. Mohamad Reyhan, laki-laki, 4 tahun

4. Al Fatih (anak Siti Nurlatifah), laki-laki, 3 tahun

5. Sodik, laki-laki, usia belum diketahui

6. Muhammad Ferdiansa, laki-laki, 26 tahun.

2. Sopir truk masih dalam pemeriksaan

Truk molen tabrak warga yang berada di Halte Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana menyampaikan, pihaknya telah mengamankan sopir truk molen berinisial T, 58 tahun. Saat ini, sopir truk tersebut masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Putu juga menyampaikan, saat ini T masih berstatus saksi. Namun, dirinya tidak menutup kemungkinan akan menetapkannya sebagai tersangka jika sopir tersebut terbukti bersalah.

"Nanti apabila bukti-bukti mencukupi prosesnya bisa kita naikkan ke penyelidikan, maka tidak menutup kemungkinan akan kami menikankan statusnya menjadi tersangka," kata Putu, Senin (2/11/2026).

3. Kronologi kejadian

Truk molen tabrak warga yang berada di Halte Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Diketahui, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan sopir dan saksi yang telah dimintai keterangan, truk melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju Rawa Panjang.

Saat melintasi turunan jembatan, tepatnya di depan Universitas BSI, sopir diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan lantaran mekanisme pengereman tidak lagi berfungsi.

Sopir truk sempat mencoba memberhentikan kendaraannya dengan cara menabrak tembok gerban Universitas BSI. Namun, percobaannya gagal sehingga truk bermuatan adonan semen itu langsung menghantam 12 korban yang berada di halte.

"Korban saat kejadian memang sedang menunggu bis di halte," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, Minggu (1/11/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article