Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ketua Komisi Pemilu Israel Tegaskan Hasil Pemilu 2026 Sah

3 min read
Ketua Komisi Pemilu Israel Tegaskan Hasil Pemilu 2026 Sah
ilustrasi bendera Israel (pixabay.com/No Way)
  • Ketua Komisi Pemilu Israel Noam Sohlberg menegaskan pemilu Knesset ke-26 berlangsung sah dan mencerminkan kehendak pemilih, meski ada penyelidikan dugaan pendanaan asing.

  • Sohlberg menyatakan dugaan campur tangan asing memerlukan bukti kuat dan tidak otomatis membatalkan hasil, serta membela partisipasi pemilih Arab sebagai hak demokratis.

  • Likud mempertanyakan kesimpulan tersebut karena penyelidikan belum selesai dan selisih 4.612 suara, sementara Ketua Yashar Gadi Eisenkot mendukung keabsahan hasil pemilu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Ketua Komisi Pemilu Pusat Israel, Hakim Agung Noam Sohlberg, menegaskan bahwa pemilihan umum (pemilu) untuk menentukan anggota Knesset ke-26 telah berlangsung dengan benar dan hasilnya mencerminkan kehendak pemilih. Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu (1/11/2026), di tengah penyelidikan dugaan campur tangan asing melalui pendanaan untuk memengaruhi pemilu.

Sohlberg menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak serta-merta membatalkan hasil pemilu secara keseluruhan, bahkan apabila penyelidikan nantinya membuktikan adanya pelanggaran.

  1. 1. Sohlberg bantah dugaan hasil pemilu tidak sah

    bendera Israel
    ilustrasi bendera Israel (unsplash.com/Stanislav Vdovin)

    Dilansir portal berita Haaretz, Sohlberg menyampaikan pernyataan tersebut bersama Jaksa Agung Israel Gali Baharav-Miara dan Direktur Shin Bet Mayor Jenderal David Zini. Ia mengatakan bahwa ketiganya mempunyai sikap yang sama mengenai keabsahan penyelenggaraan pemilu.

    Menurut Sohlberg, dugaan pendanaan asing untuk memengaruhi pemilu memang serius dan sedang diselidiki. Akan tetapi, dugaan tersebut masih membutuhkan bukti kuat sebelum dapat dijadikan dasar untuk mempersoalkan hasil pemilu.

    Ia menolak anggapan bahwa bukti yang tersedia saat ini dapat menggugurkan hasil pemilu secara keseluruhan. Bahkan jika dugaan campur tangan asing terbukti, hal itu tidak akan mengurangi integritas proses maupun hasil pemilu secara keseluruhan.

    Sohlberg juga menolak upaya mencurigai pemilih Arab. Ia menegaskan bahwa warga yang menggunakan hak pilihnya telah menjalankan hak demokratis mereka. Tingginya partisipasi masyarakat Arab dalam pemilu, menurutnya, justru sesuatu yang patut disambut baik.

    Sementara itu, hasil resmi pemilu dijadwalkan diumumkan pada Rabu (4/11) dan diserahkan kepada Presiden Israel Isaac Herzog.

  2. 2. Likud pertanyakan kesimpulan ketua komisi pemilu

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (x.com/netanyahu)

    Pernyataan Sohlberg memperoleh penolakan dari Partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Partai tersebut mempertanyakan kesimpulan Sohlberg lantaran penyelidikan dugaan pendanaan asing belum tuntas.

    Likud menyebut terdapat selisih 4.612 suara yang memengaruhi alokasi satu kursi Knesset kepada United Arab List dan blok sayap kanan. Partai itu juga meminta penyelidikan segera diselesaikan.

    "Selama penyelidikan belum rampung, awan gelap masih menyelimuti hasil pemilu di Israel," demikian pernyataan Likud.

  3. 3. Eisenkot sambut pernyataan ketua komisi pemilu

    Sementara itu, Ketua Partai Yashar Gadi Eisenkot menyambut pernyataan Sohlberg. Melalui unggahan di X, ia menilai "upaya keji dan jahat" untuk mengingkari hasil pemilu, meragukan kehendak publik, mencemarkan nama baik masyarakat Arab, serta menyeret Israel ke pemilu berikutnya sudah gagal. 

    "Hanya seseorang yang memahami bahwa mereka telah kalah yang akan melancarkan kampanye delegitimasi senekat itu—bahkan dengan mengorbankan kian terkikisnya kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara," tulis Eisenkot. 

    Terakhir, Eisenkot menegaskan bahwa hasil pemilu untuk Knesset ke-26 sah dan tidak dapat disangkal. Ia menyebut "pemerintahan yang gagal ini" tidak memiliki dukungan mayoritas dan telah kalah dalam pemilu.

    Referensi:

    https://www.haaretz.com/israel-news/elections/2026-11-01/ty-article/.premium/election-chief-says-results-valid-amid-likud-effort-to-invalidate-arab-vote/000001a1-9835-dc07-a3f5-da3f10ea0000

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More