Lamongan, IDN Times - TA (6) menjadi korban pencabulan oleh seorang kakek berusia 54 tahun berinisial S warga Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Aksi bejat yang dilakukan S itu terjadi pada tanggal 4 Juli 2021, saat itu korban dibujuk untuk diajak foto kemudian pelaku membawa korban ke sebuah rumah kosong yang tak jauh dari kediaman pelaku lalu dicabuli.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Dibujuk Diajak Selfie, Bocah di Lamongan Dicabuli Kakek 54 Tahun

Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)
2. Kasus pencabulan kini tengah ditangani Unit PPA Polres Lamongan
Ilustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Mardya Shakti)
Kasubag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, saat ini kasus pencabulan anak di bawah umur sedang ditangani unit PPA Polres Lamongan setelah orang tua korban melaporkan pelaku ke Mapolres pada Jumat 23 Juli 2021, lalu.
"Iya kasusnya tengah ditangani Unit PPA setelah orang tuanya tidak terima atas kasus yang menimpa anaknya, untuk perkembangan lebih lanjut bisa ditanyakan di penyidik," kata Estu, Minggu (25/7/2021).
2. Aksi pencabulan itu terbongkar setelah korban mengadu ke orangtuanya
ilustrasi pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)
Aksi pencabulan anak di bawah umur tersebut terbongkar saat korban menceritakan kejadian yang telah menimpanya ke orang tuanya. Korban mengaku kepada ibunya diajak selfi kemudian dicabuli di sebuah rumah kosong. Ibu korban yang tak terima anaknya diperlukan demikian kemudian membawa kasus tersebut ke polisi.
"Korban juga mengaku kepada ibunya kalau teman dewasanya itu bilang aku ini baunya wangi," kata Estu saat menirukan perkataan korban.
3. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara
Ilustrasi, tersangka. Shutterstock
Pelaku sendiri, lanjut Estu sebenarnya adalah seorang pendatang dan berdomisili di Brondong. Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 hingga 15 tahun penjara.
"Kami menghimbau kepada masyarakat Lamongan khususnya terutama orang tua agar tetap menjaga dan mengawasi anaknya agar hal serupa tidak terjadi," pungkasnya.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Viral 5 Warga Lamongan Disalatkan Bersama, Camat: Bukan COVID-1914 Jul 2021, 17:01 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
BMKG Deteksi Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau06 Sep 2026, 08:18 WIB
Erupsi Anak Krakatau, 22.798 Penumpang di Soetta Kena Dampak06 Sep 2026, 08:10 WIB
33 Penerbangan di Soetta Terganggu Dampak Gunung Anak Krakatau06 Sep 2026, 08:07 WIB
[BREAKING] Erupsi GAK, Bandara Radin Inten Hentikan Operasional 3 Jam06 Sep 2026, 08:00 WIB
Bandara Soetta Ditutup Sementara, Penumpang Diminta Tak Datang Dulu06 Sep 2026, 07:57 WIB
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup hingga Pukul 09.30 WIB06 Sep 2026, 07:55 WIB
Seorang Guru Honorer di Sumba Barat Diduga Cabuli 13 Murid SD06 Sep 2026, 07:39 WIB
Catat! Ini Call Center Rescue Satwa Liar Terdampak Karhutla Kalimantan 24 Jam06 Sep 2026, 07:18 WIB
CNBC Resmi Tutup Biro Hong Kong demi Efisiensi Operasional06 Sep 2026, 07:15 WIB
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Selama 30 Detik Pagi Ini06 Sep 2026, 07:12 WIB
8 Langkah Mitigasi Lindungi Diri Akibat Abu Vulkanik Erupsi GAK06 Sep 2026, 07:02 WIB
Pemprov Kalteng Bagikan Masker Gratis, Siapkan Rumah Oksigen06 Sep 2026, 07:01 WIB
Korsel Pertimbangkan Kirim Pasukan untuk Amankan Selat Hormuz06 Sep 2026, 06:10 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 6 September 2026, Cerah Berawan06 Sep 2026, 06:01 WIB
DIY Didominasi Cuaca Berawan pada 6 September 202606 Sep 2026, 06:00 WIB
5 Komponen Penting Pemadaman Karhutla Menurut Menhut Raja Juli06 Sep 2026, 06:00 WIB
5 Cara Meyakinkan Orang Lain agar Argumen Lebih Mudah Diterima06 Sep 2026, 06:00 WIB
Wamendagri Minta KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa06 Sep 2026, 06:00 WIB
Soetta Ditutup, Ada Potensi Dampak Berantai Erupsi Anak Krakatau 06 Sep 2026, 05:54 WIB