ilustrasi ibu hamil dan janin, bayi dalam kandungan (IDN Times/NRF)
Teguh juga mengungkapkan wilayah dengan angka kelahiran dan kematian tertinggi sepanjang 2026. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kelahiran tertinggi, sementara Jawa Timur mencatat angka kematian tertinggi.
"Ini lima provinsi dan kabupaten/kota dengan angka kelahiran tertinggi. Ada di Jawa Barat, ada Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan," kata Teguh.
Untuk tingkat kabupaten/kota, daerah dengan jumlah kelahiran tertinggi yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kota Surabaya, Kabupaten Bekasi, dan Tangerang.
Sementara untuk pencatatan akta kematian, lima provinsi tertinggi yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta.
Adapun kabupaten/kota dengan angka kematian tertinggi yakni Kabupaten Jember, Kabupaten Bogor, Kabupaten Malang, Kota Surabaya, dan Jakarta Timur.
Sementara itu, berdasarkan paparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan konsentrasi penduduk terbesar di Indonesia.
Persentase penduduk Pulau Jawa mencapai 55,73 persen dari total populasi nasional. Kemudian disusul Pulau Sumatera sebesar 21,92 persen, Sulawesi 7,36 persen, Kalimantan 6,22 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen, Papua 2,02 persen, serta Maluku 1,18 persen.
Adapun tiga provinsi dengan jumlah penduduk terbesar adalah Jawa Barat sebanyak 52.592.678 jiwa, Jawa Timur 42.404.003 jiwa, dan Jawa Tengah 38.748.326 jiwa.
Sedangkan provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit yakni Papua Barat sebanyak 597.084 jiwa, Papua Selatan 600.476 jiwa, dan Papua Barat Daya 638.647 jiwa.