ENSIA 2026 mengusung tema "Innovation for Sustainable Business and Resilient Community" hadir di Bali, Kamis (10/9/2026). ENSIA ajang penghargaan untuk mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya memperkuat daya saing bisnis, tetapi juga meningkatkan ketangguhan sosial dan lingkungan di tengah berbagai tantangan global. (Dok. ENSIA)
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sucofindo (Perseor), Sandry Pasambuna, mengatakan ajang ini bukan sekedar seremoni penghargaan, tetapi juga ruang kolaborasi dan wadah berbagi praktik terbaik (best practice) bagi pelaku usaha, dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan.
"ENSIA memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen dan capaian inovasinya kepada para pemangku kepentingan. Selain memperoleh pengakuan atas inovasi yang dijalankan, peserta juga mendapatkan ruang untuk berbagi praktik terbaik, dan memperluas jejaring serta memperkuat reputasi perusahaan dalam aspek keberlanjutan," kata Sandry.
"Bagi perusahaan yang mengikuti PROPER, apresiasi ENSIA dapat menjadi salah satu nilai tambah dalam mendukung aspek penghargaan nasional pada penilaian PROPER Hijau dan Emas," sambungnya.
Sandry menjelaskan tema "Innovation for Sustainable Business and Resilient Community" dipilih sebagai respons terhadap berbagai dinamika global, mulai dari ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok, hingga ancaman bencana ekologis akibat perubahan iklim.
Melalui tema tersebut, Sucofindo mendorong pelaku usaha dapat terus mengembangkan inovasi yang mampu mengoptimalkan efisiensi sumber daya, mengurangi dampak lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya.
"Ke depan kami berharap ENSIA terus berkembang sebagai platform inovasi keberlanjutan yang inklusif dan berdampak. Kami ingin merangkul lebih banyak perusahaan, komunitas, dan local hero yang terlibat serta menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan lingkungan dan sosial secara nyata," ujar Sandry.
"Yang terpenting, inovasi yang dihadirkan pada ENSIA tidak berhenti pada penghargaan, melainkan dapat direplikasi dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan Indonesia," sambungnya.